Home / Galeri Kami / Ada Motif Dibalik Misteri Hilangnya Bantuan 5 Unit Kapal Nelayan

Ada Motif Dibalik Misteri Hilangnya Bantuan 5 Unit Kapal Nelayan

JNewsTv.Com | SULA

Bantuan kapal nelayan sebanyak lima unit yang diberikan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk nelayan di Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula (Kepsul) melalui Koperasi Nelayan Fala Cemerlang dikabari hilang dengan motif dan alasan yang sangat tak wajar dilakukan. Hal ini dikatakan oleh salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya. (04/10/21)

Warga tersebut mengatakan bahwa bantuan lima unit kapal dari KKP melalui Koperasi Nelayan Fala Cemerlang untuk nelayan setempat pada tahun 2017 silam dikabarkan hilang, alhasil kabar awal hilangnya kapal tersebut terindikasi dijual dan disewakan untuk mengeruk keuntungan pribadi. ” Diduga kuat kapal bantuan tersebut di sewakan kepada pihak pengusaha yang tidak lain adalah ketua Koperasi itu sendiri yang disebut dengan insial R.H. demi mengeruk kepentingan pribadi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa selain itu juga ada oknum mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Kepsul berinisial AU yang di duga berkolusi atau kongkalikong dengan ketua koperasi tersebut dalam kasus bantuan lima Unit kapal dari KKP ini. ”
Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula (Kepsul) dalam hal ini pihak terkait yang memiliki kewenangan dinilai belum mampu membuat terobosan untuk membongkar misteri hilangnya kapal tersebut. Padahal, kasus ini juga menjadi salah satu kasus besar yang patut di seriusi,” tuturnya.

Selain itu, masalah ini juga seharusnya pihak DPRD menggubris dan mengambil sikap serius, namun sampai sejauh ini terlihat tak ada yang berani mengambil sikap tegas atas kasus yang merugikan negara hingga miliaran rupiah itu.

Untuk diketahui juga, selain lima unit kapal, ada juga 10 unit bodi viber dengan kapasitas mesin masing-masing 20 PK, dan 50 juta dana bansos yang diduga di embat R.H. Selaku Ketua Koperasi. Sementara 5 unit kapal bantuan KKP itu, terdengar kabar sebagian kapal di sewakan pada pihak pengusaha. Hal ini jelas, kerugian Negara dalam kasus ini mencapai miliaran rupiah. (iDrakel)

About Redaktur

Check Also

DLH Tikep Mengakui Ketersediaan Kontainer Sampah Dikelurahan Mafututu dan Jikocoba Belum Tersedia

JNewstv.com | Tidore. Terkait demo yang digelar oleh Aliansi Solidaritas Tidore Timur dan Mahasiswa di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*