
Pembangunan proyek Rumah Toko (Ruko) berlantai II (dua) yang dibangun dilokasi Pelabuhan Perikanan di desa Panambuang, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mangkrak dan terbengkalai. Pasalnya proyek yang dikabarkan milik Dinas Perikanan Provinsi Maluku Utara dan menghabiskan uang rakyat miliaran rupiah ini di kerjakan mulai pada tahun 2017 sampai saat ini belum selesai. (11/10)
Berdasarkan informasi yang di dapat oleh JNewstv.com dari Muksin, salah satu warga desa Panambuang yang mengatakan bahwa proyek milyaran rupiah milik Dinas Perikanan Pemprov Malut tersebut tidak diselesaikan oleh pihak rekanan atau kontraktor sehingga terlihat terbelengkalai.
“Untuk itu kami warga desa Panambuang mendesak kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar menyelesaikan pembangunan proyek Rumah Toko berlantai II, karena bangunannya sudah lama di kerjakan (red -tahun 2017) hingga sampai tahun 2019 ini belum juga selesai bahkan di biarkan terbengkalai,” bebernya.
Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Pemprov Malut, Buyung Radjilun saat di hubungi oleh JNewstv.com melalui telepon selulernya menjelaskan bahwa proyek pembangunan ruko tersebut terhenti karena kendalanya ada di anggaran.
” Sampai akhir tahun 2017 tidak terbayarkan atau dana tidak tersedia sementara dana untuk tahun 2018 dan 2019 belum dapat dianggarkan karena keterbatasan dana, Inn Syah Allah tahun 2020 baru bisa dianggarkan ,” jelasnya.
Buyung menerangkan bahwa untuk proyek ruko tahun 2017 sudah di anggarkan tapi karena keuangan pemprov defisit akhirnya jadi berutang pada tahun 2018.
“Jadi yang baru dibayar hanya sesuai progress bangunan yang ada, tinggal nanti sisa anggaran dimasukan di tahun 2020 sehingga penyelesaian pekerjaan dapat di kerjakan,” terangnya.
Hasil pantauan JNews di lokasi, ruko yang mangkrak tersebut saat ini terlihat kumuh dan dijadikan sebagai gudang kolbox ikan. Selain itu, dinding pembangunan dua lantai ini belum dipletser dan di floor. (Fahri)