
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Halmahera Selatan (Halsel) resmi melaporkan akun Adi Ngelo (Adi Hi Adam) ke Polres Halsel. Hal ini dikatakan oleh wakil ketua DPC Demokrat Halsel, M Kudri kepada JNewstv.com. (01/09/2020)
M.Kudri mengatakan bahwa akun Adi Ngelo (Adi Hi Adam) diduga dengan sengaja meyebar mahar Partai Demokrasi di Media sosial (medsos) lewat percakapan akun Facebook atau mesenger di akun miliknya yang berisikan percakapan yang seharusnya tidak di ucapkan. ‘ Tenang saja tanggal 5 tetap tong mendaftar. Tapi badiam jang sampe bocor, karena BK dan AGK sudah bayar SBY 13 Milyar jadi sudah aman tinggal hari Selasa Penyerahan SK B1 KWK ke Bahrain-Muhlis,” itu isi tulisan di FB nya Adi Ngelo,ujar wakil Ketua DPC Demokrat Halsel.
Ia menjelaskan bahwa dengan adanya isi akun tersebut pengurus DPC Partai Demokrat Halsel bergerak cepat melaporkan oknum akun Facebook milik Adi alias Adi Hi Adam Sekertaris PKPI Halsel. ke SPKT Polres Halsel. ” Demi menjaga marwah partai dan membela nama baik Pimpinan majelis DPP Demokrat, secara tegas kami meminta oknum akun atas nama Adi dipolisikan,” tegas M Kurdi.
M Kurdi menerangkan bahwa memang benar SK B1 KWK Partai Demokrat belum diserahkan untuk paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, namun tidak se mena-mena ada klaim bahkan umbar mahar Partai ke publik, tegasnya. ” Pengurus DPC Demokrat yakin DPP akan mempertimbangkan SK B1 KWK Partai Demokrat untuk paslon siapa di Pemilukada Halmahera Selatan,” terangnya.
Tambah dia, pihaknya berharap DPP Demokrat akan mempertimbangkan itu, DPC Demokrat yakin SK B1 KWK Partai Demokrat untuk paslon Usman-Bassam. Jika SK Demokrat diserahkan DPP ke Paslon lain, secara pribadi dan rekan-rekan lainya siap keluar dari DPC Demokrat, tuturnya. (Ayu/red)