
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini bahwa pelaksanaan renovasi Pandopo Falcilno tahun lalu adalah saudara Nyong warga desa Fidi Jaya Kecamatan Weda yang menggarap proyek renovasi Pandopo tersebut. Warga menyebut bahwa renovasi pandopo tahun lalu. Konstruksi atap Pandopo yang semula dari kayu, diganti dengan baja ringan dan gibsum.
“Dan kali ini pelaksanaan renovasi ringan di Pandopo Falcilno kembali dilakukan oleh pihak kontraktor asal Ternate. Namun, keterangan ambruknya atap Pandopo Falcilno dari pekerja bahwa sejak lima hari kemarin kami telah merasakan bahwa atap dan kerangka Pandopo Falcilno akan ambruk karena telah miring,” kisah salah satu pekerja di Pandopo Falcilno siang tadi.
Pantauan wartawan di lokasi peristiwa ambruknya atap Pandopo Falcilno Kota Weda itu ditaksir kerugian daerah mencapai ratusan juta rupiah. Sebab, ada sejumlah lampu Pandopo yang harganya ratusan juta rupiah ikut rusak. Selain itu, plavon gibsun dan 7 buah besi dan rangka baja pun rusak. Untung saja dalam peristiwa ambruknya atap Pandopo Falcilno Jumat siang tadi tak ada korban jiwa. (Ode)
