Site icon JNewstv.com

BNNP Malut Sambut HANI Dengan Pasang Stiker War On Drugs Di Pelabuhan

JNewstv.Com | Ternate – Malut

Dalam rangka memperingati Hari Narkotika Internasional (HANI) Sedunia, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara ( Malut) mengadakan kegiatan dengan menggelorakan perang melawan narkoba dengan Pemasangan Stiker War On Drug di seluruh transportasi laut.Hal ini dikatakan Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol Wisnu Handoko kepada media.(21/06/22)

Brigjen Pol Wisnu mengatakan kegiatan ini ada beberapa titik yang menjadi sasaran pemasang stiker tersebut diantaranya Pelabuhan Ahmad Yani, pelabuhan semut,Bastiong, Kotabaru dan samping Almunawar. ” Kegiatan ini untuk mengajak peran serta masyarakat secara pro aktif dengan memerangi narkoba untuk mewujudkan Indonesia bersih narkoba(Bersinar) pada umumnya dan provinsi Maluku Utara khususnya diawali dengan pemasangan sticker di kapal muat (KM ) Holly Mary tujuan Ternate – Daruba Morotai,”akunya.

Ia menjelaskan terkait untuk mewujudkan Maluku Utara Bersinar tentunya BNNP tidak bekerja sendiri melainkan kerjasama dengan mengajak seluruh komponen dan stakeholder termasuk pemerintah serta TNI – POLRI berkolaborasi ,sinergi untuk mengimplementasikan bagamana mencegah kejahatan narkoba tidak marak di Malut. ” Kami juga melakukan edukasi, sosialisasi dan literasi terhadap generasi penerus pada usia yang produktif baik di lingkungan lembaga pendidikan,lingkungan kampus termasuk seluruh pelaku usaha diajak untuk bersama – sama mencegah bahaya narkoba yang merusak bangsa,” ujar Orang nomor satu di BNNP Malut.

Terang dia, BNNP Malut juga melakukan beberapa kerjasama diantara nya dengan seluruh jasa pengiriman paket yang ada di Maluku Utara untuk bersama-sama memerangi memerangi narkoba dengan berbagai upaya yang harus dilaksanakan.” Sudah kita ketahui banyak kiriman barang haram narkoba ini dikirim melalui jasa pengiriman paket,sehingga kita melakukan penandatangan kerjasama untuk mencegah hal tersebut,” kata Brigjen Wisnu.

Tambah Wisnu, kerugian sangat besar b akibat penyalah guna narkoba ini adalah melemahnya karakter individu yang otomatis akan melemahnya ketahanannya masyarakat secara nasional yang mengakibatkan awal kehancuran bangsa. ” Kepala Badan Narkotika Nasional secara terbuka mengeluarkan arah dan kebijakan untuk perang melawan narkoba,sehinga itu adalah kami (BNNP Malut) untuk menindak lanjuti program tersebut dan sesuai instruksi presiden (inpres)Nomor 02 tahun 2020 di wilayah provinsi Malut dengan mengajak seluruh komponen dan stakeholder yang ada di Malut untuk menekan kejahatan narkoba ,” tambahnya.

Lanjutnya, meskipun angka privalen Maluku Utara terhadap kejahatan narkoba sangat kecil yaitu 0,1 persen namun potensi masuknya narkoba di Malut sangat besar, karena letak geografis wilayahnya yang sangat strategis dengan dikelilingi 4 provinsi besar yaitu Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku dan Papua Barat. ” Kita lihat mobilitas kapal laut keluar masuk ke Malut sehingga tidak menutup kemungkinan narkoba dibawa dari laut melalui orang atau paket,” tutur Wisnu.

Sementara kapten KM Holly Mary,Sudin mengakui sangat mendukung dengan adanya pemasangan sticker war on drug ya g dilakukan oleh BNNP Malut,karena manfatnya banyaknya kepada penumpang n selain mencegah juga memberikan edukasi dengan membaca stiker tersebut setiap kali menumpang kapal. ” Kami bisa bekerjasama dengan membantu memantau peredaran atau pengguna narkoba di atas kapal Holy Mary,karena kami juga sudah bekerja sama dengan pihak kepolisianbila ada paket yang dititipkan atau orang yang mencurigakan untuk segera di laporkan,” tutupnya. (Red)

 

 

 

Exit mobile version