Site icon JNewstv.com

Gerindra-Demokrat bangun Poros Baru, Akankah Pilkada Halsel Tanpa Petahana

JNewstv.com | Halsel
Jelang Pemiliha Kepala Daerah (Pilkada) yang di gelar pada 9 Desember 2020 mendatang,masing – masing partai menyiapkan bakal calon (balon) untuk di sandingkan atau melakukan koalisi agar dapat satu paket untuk maju bertanding.

Berdasarkan pantauan JNewtv.com, sejauh ini sudah ada dua paket final yang memiliki Rekom DPP di masing-masing partai Koalisi diantaranya,
Helmi Umar Muchin-Ode Arafan yang di usung oleh Partai Nasdem dan Hanura sendangkan Usman-Basam di usung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan dikabarkan menyusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Usman-Basam dan Helmi-La Ode Arfan masing-masing sudah mengantongi rekomendasi Partai dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan siap mengikuti Pilkada pada Desember mendatang.Sementara Partai Gerindra-Demokrat dan Partai Berkarya ber-keinginan membangun poros baru dan saat ini beredar isu ke tiga partai tersebut serius melakukan konsolidasi lintas partai maupun Kader Partai yang mau di usung pada Pilkada nanti.

Baru-baru ini salah satu kader Partai Demokrat yang juga mantan DPRD Halsel, Hud H Ibrahim kepada Jnewstv.com mengatakan bahwa saat ini, Partai Demokrat dan Gerindra intens melakukan penjajakan lintas partai bahkan dengan Partai Berkarya.

” Untuk Demokrat sendiri ada tiga nama Yakni, M Rahmi Husen, Hud H Ibrahim dan Akbar Basrah yang saat ini lagi di bahas di internal partai Demokrat untuk mendampingi Ketua Gerindra M Likur Abd Latif di Pilkada,” ungkapnya

Itu artinya, hampir semua partai yang memiliki Kursi di DPRD Halsel telah terpenuhi untuk mengusung Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel Desember mendatang.

Dari total 30 kursi DPRD Halsel di Partai Koalisi sudah 23 kursi memiliki set dan siap mencalonkan kader terbaik mereka di Pilkada Halsel 2020.

Menariknya, masih tersisa Partai Golkar dan PKPI dengan 7 kursi di DPRD. Sementara ke dua Ketua Partai PKPI Yakni, Bahrain Kasuba (Petahana) dan Partai Golkar, Umar H Soleman (Waka DPRD) tadinya di paketkan di Pilkada. Kini, keduanya dikabarkan “bercerai” alias pisah.

Menanti untuk disimak apakah PKPI dan Golkar kembali “Rujuk” dan ataukah Golkar memilih mengikuti Nasdem-Hanura ataukah PKB, PKS, PSI, PDI-P dan atau mengikuti poros baru Gerindra, Demokrat dan juga Berkarya. (Bar/IM)

Exit mobile version