Site icon JNewstv.com

Haji Robert Nikiyudo Wachjo Carter Batik Air Sebagai Transpotasi Bagi Karyawan PT.NHM.

JNewstv.com | Tobelo.
PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM) salah satu perusahan pertambangan emas terbesar di maluku utara jalin kerja sama dengan Lion Air, pemilik maskapai batik air sebagai sarana transportasi undara bagi karyawan.

Kerjasama dalam bentuk carteran/sewa, ini adalah bentuk terobosan dari Haji Robert Nikiyudo Wachjo pemilik PT.NHM, dalam rangka memanfaatkan bandara Kuabang Kao, sebagai sarana naik turun penumpang/karyawan, yang sebelumnya PT.NHM, menggunakan bandara kobok yang berada di lokasi perusahan.

Pada penerbangan perdana Pesawat Batik Air AIRBUS A320 berkapasitas 140 penumpang itu mengangkut 30 karyawan dari Jakarta melalui jalur transit Manado, tiba di Bandara Kuabang Kao, pada Jumat (27/11/2020) sore sekira pukul 16.00 WIT.

Para penumpang yang kesemuanya adalah karyawan PT. NHM, setelah tiba memasuki terminal kedatangan penumpang kemudian diarahkan ke pos Covid-19 yang telah disediakan oleh pihak Bandara dan managemen PT. NHM.
Satu persatu karyawan melakukan swab tes oleh tim Penanganan Covid 19 milik PT. NHM.

Kepala Bandara Kuabang Kao, Ristu Bintoro menyampaikan apresiasi kepada PT. NHM yang telah memanfaatkan Bandara Kuabang Kao sebagai salah satu fasilitas negara yang dibangun oleh pemerintah pusat, ” Pimpinan kami di Dirjen Perhubungan Udara sangat menyambut baik kerjasama dari PT. NHM untuk mengangkut karyawan menggunakan fasilitas bandara Kuabang Kao yang tidak beraktivitas semenjak pendemi Covid,19 sekitar 7 bulan, ” jelas Ristu Bintoro, Jumat (27/11/2020).

Menurut Ristu, penerbangan pesawat Batik Air dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta menuju Sam Ratulangi Manado dan Kuabang Kao merupakan penerbangan perdana dengan pesawat bebadan besar AIRBUS A320, ” Sesuai manifes sebanyak 30 karyawan PT. NHM sehabis cuti yang ikut dalam pernerbangan tersebut,” ujarnya.

Dikatakannya, para karyawan yang ikut pesawat carter tersebut dengan pemeriksaan standar protokol kesehatan Covid-19 yang ada di Bandara dan disiapkan oleh PT. NHM “Semua kita periksa sesuai standar protokol kesehatan, kemudian ada tim Penanganan Covid 19 dari PT. NHM yang melakukan tes swab kepada karyawan,” tambahnya.

Ristu juga mengatakatan PT NHM berkeinginan memanfatkan terminal lama sebagai mes transit karyawannya, dan arahan dari Menteri Perhubungan agar aset-aset negara dioptimalkan guna meningkatkan penerimaan negara bukan pajak dan segi operasional sudah layak, ” Kami berterima kasih kepada PT. NHM atas kerjasama terkait dengan penggunaan aset negara,” ujarnya.

Terpisah, Amin Anwar Perwakilan PT. Indontan Halmahera Bangkit investor baru PT. NHM menyampaikan presiden direktur PT. NHM, Haji Robert Nikiyudo Cahjo sangat konsen untuk mengutamakan fasilitas yang telah di bangun oleh pemerintah dari pada aset perusahan, ” Untuk kedepannya badara Kobok milik PT. NHM akan ditutup dan menghidupkan kembali Bandara Kuabang Kao Halut yang sudah mati suri.” Jelas Amin Anwar, Jumat (27/11/2020).

Selain itu, kata Amin, pihaknya menggunakan pesawat carter untuk melindungi karyawan dari virus covid-19, sehingga para karyawan yang baru tiba bandara Kuabang Kao dilakukan swab tes, kemudian di inapkan di hotel selama seminggu untuk dilakukan swab tes yang kedua baru masuk ke site Gosowong,” Swab tes yang kami lakukan ini untuk memastikan kesehatan dari karyawan dan diisolasi di hotel khusus yang sudah disiapkan. Selama masa karantina semua kebutuhan karyawan juga disediakan oleh perusahan.” jelasnya.

Lebih lanjut Amin menyebutkan menggunakan fasilitas bandara Kuabang Kao akan memberi multi efek terhadap prekonomian di kabupaten Halmahera Utara, ” ini akan menjadi kebanggan bagi pemerintah daerah Halut,” katanya.
Amin juga menambahkan di tengah pandemi Covid-19, perusahaan terus beradaptasi dengan pola bisnis baru dan berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami optimistis di tengah kondisi pandemi, perusahaan tetap dapat beroperasi secara baik dan berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasny. (red)

Exit mobile version