
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komimfo Halut, Drs.Deky Tawaris. MM, Kamis 20/08/2020, yang ikut mendampingi/mengantar Sekda Fredy Tjandua, menjalani perawatan lanjutan ke RSUD Kandouw Malalayang Manado Sulawesi Utara.
” Sekda Fredy Tjandua, meninggal tadi siang kurang lebih pukul 13:00 waktu Manado atau jam 02:00 waktu Tobelo.
Dari informasi yang di himpun JNewstv, bahwa Sekda Fredy Tjandua, siang tadi kamis 20,/08/2020, kurang lebih Pukul 10:00 WIT, di rujuk ke Rumah Sakit Umum Kandouw Malalayang Manado, dengan menggunakan jasa penerbangan Airvas , dari bandara Kobok Milik PT. NHM.
Sebelumnya, Fredy, menjalani perawatan di RSUD Tobelo, sejak Jumat.14/08/2020, dalam status pasien dalam pemantauan (PDP) dengan riwayat perjalanan dari jakarta dan pada hari selasa 18/08/2020, Fredy dinyatakan positiv Covid-19, setelah hasil swab dikeluarkan oleh klinik prodia.
Namun selama beberapa hari di rawat di RSUD tobelo, kondisi kesehatnya semakin memburuk, maka pak Fredy, dirujuk ke RSUD Kandouw Malalayang Manado pagi tadi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sementara itu Asisten III, sekertariat Pemda Halut Judihard Noya, kepada sejumlah wartawan di kediaman dinas Sekda Fredy Tjandua, menuturkan bahwa, selaku Pemerintah daerah Halut, kami merasa kehilangan sosok pemimpin yang disiplin tegas namun suka bencanda dan murah senyum dalam keadaan apapun.
Walaupun dalam kondisi sakit dan dirawat di RSUD Tobelo, tetapinmasih menyempatkan diri untuk bekerja walaupun hanya melalui sambungan celuler maupun catatan-catatan yang menjadi agenda kerja yang di tempelkan di kaca jendela dari dalam ruang isolasi. “Jujur kami sangat kehilangan dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.” Ungkap Nani Noya (Sapaan Akrap). (Roby)