
Hadir dalam acara tersebut diantaranya Bupati Halsel H.Usman Sidik, Ketua Sinode Pdt. Elifas Tomix Maspaitella, Ketua DPRD Halmahera Selatan Muhlis Jafar, Sekda Halsel Saiful Turuy, Direktur Utama Trimegah Bangun Persada, Donald J Hermanus, Ketua Klasis Pulau-pulau Bacan, Pdt. Albert Efraiem Kofit, serta Muspida Kabupaten Halmahera Selatan dan ratusan tamu undangan.
Donald J Hermanus, mewakili manajemen Harita Nickel menyatakan, bantuan yang diberikan oleh Harita Nickel kepada Gereja El-Roi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu pembangunan rumah ibadah di Halmahera Selatan. “Semoga bantuan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Reponsibility (CSR) Harita Nickel ini bisa membantu pihak gereja dalam membangun rumah ibadah yang nyaman bagi para jemaatnya dan menjadi gereja kebanggaan para jemaat di Bacan,” kata Donald.
Sementara itu, Pdt. Elifas Tomix Maspaitella dalam sambutannya menyatakan bahwa acara peresmian itu merupakan momentum warga gereja protestan Maluku bekerjasama dengan pemerintah. Elifas mengungkapkan selama 17 tahun jemaat Tomori bergumul untuk menyelesaikan pembangunan gedung gereja ini.
Elifas pun menyatakan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu menyukseskan pembangunan gereja tersebut. “Terima kasih untuk kita semua yang telah bersama-sama membangun dan menggumuli seluruh proses pembangunan gedung gereja ini, Bapak Ketua Majelis Jemaat yang telah mengkoordinir bersama seluruh petugas panitia dan para tukang yang sudah membangun gedung gereja,“ kata Elifas.
Sementara itu Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik mengapresiasi kepada segenap jemaat serta panitia pembangunan gereja El Roi atas kerja keras dan perjuangan yang telah mengampungkan pembangunan gereja ini. Usman pun berharap segenap jemaat gereja bisa memanfaatkan gedung gereja ini secara optimal bagi peningkatan kualitas kehidupan iman jemaat yang senantiasa bersyukur kepada Tuhan. Usman pun menghimbau kepada pimpinan beserta seluruh jemaat untuk menjaga dan memelihara pembangunan gereja ini dengan sebaik-baiknya. “Atas nama pemerintah daerah saya mengajak seluruh jemaat untuk terus meningkatkan kualitas keimanan sambil terus bergandengan tangan memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan di Halmahera Selatan,” tandas Usman.
Tentang Harita Nickel
Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Selain memiliki IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2016 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit di wilayah operasional yang sama. Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat hilirisasi dari pemerintah Indonesia dengan memanfaatkan hasil tambang nikel dari Trimegah Bangun Persada (TBP) dan Gane Permai Sentosa (GPS).
Melalui Halmahera Persada Lygend (HPAL), Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi High Pressure Acid Leach. Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang selama ini tidak dimanfaatkan menjadi produk bernilai strategis, yaitu Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan tahap proses berikutnya yang juga sedang dikembangkan oleh Harita Nickel, MHP akan diolah lebih lanjut menjadi Nikel Sulfat (NiSO4) dan Kobalt Sulfat (CoSO4) yang merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik. (Red)