
Muhamad mengatakan, uang diperolehnya dari Umar, justru diarahkan oleh Ali, dirinya hanya tahu diambil di Umar, selanjutnya, uang itu milik Ali atau Umar, ia mengaku tidak mengetahui persis ihwal tersebut.
Waktu itu sempat dirinya ketahui soal hal tersebut, ia mengira uang itu punya Ali yang kebetulan dititipkan ke Umar, pasalnya Ali menyuruhnya untuk mengambil uang di Umar, bila dirinya mengadakan konsolidasi.
” Pak Wali minta kalau kamu konsolidasi nanti ambil uang di Umar, ” Ujarnya dilansir dari detik.com
Sebelumnya perlu diketahui, pernyataan dibongkar Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI-P Provinsi Maluku Utara, Muhamad Sinen, hingga menyeret Ali Ibrahim, lantaran dirinya tak terima disebutkan berhutang senilai Rp. 1,7 milyar.
Ia menyebutkan, pinjaman yang dimaksud Umar telah bayarkan oleh istrinya sebanyak Rp 250 juta.
Kini Muhamad telah dilaporkan ke polisi pekan ini. Muhamad dilaporkan terkait kasus dugaan penipuan senilai Rp 1,7 miliar oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tidore Kepulauan, Umar Ismail.
Penulis : Dhano
Editor : Fardi