
JNewstv.com | Labuha – Gempar! Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI siap menggelar ‘operasi dadakan’ di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara.
Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Halsel, Kadri La Etje, mengaku kaget saat menerima kabar ini di hari pertamanya menjabat.
“Ada surat dari KPK terkait agenda supervisi yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 13 hingga 14 Oktober mendatang,” ungkap Kadri saat menghadiri acara deklarasi dan netralitas Kepala Desa (Kades) Wilayah Zona Bacan, Jumat (27/9/2024).
Sontak, Kadri langsung membunyikan ‘sirine peringatan’ kepada seluruh jajaran pemerintahannya.
Ia memerintahkan semua pimpinan OPD, Camat, hingga para Kades untuk segera menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan.
“Tinggal 15 hari lagi KPK sudah datang. Mulai sekarang kita sudah harus menyiapkan seluruh dokumen. Yang pertama dimulai dari ULP mengenai proses mekanisme tender,” cetusnya dengan nada tegas.
Tak main-main, Kadri bahkan memperingatkan para kepala desa agar tidak lengah.
“Jangan main-main, karena satu sendok saja yang tidak bisa dipertanggungjawabkan akan diperiksa KPK,” tegasnya.
Pjs Bupati ini juga mengingatkan agar jajaran pemerintahan tidak terlena dengan hiruk-pikuk Pilkada yang sedang berlangsung.
“Saya minta jangan menyibukkan diri dengan proses Pilkada. Mulai sekarang siapkan semua administrasi yang lengkap sebelum diperiksa KPK,” pungkasnya.
Rencana kedatangan KPK ke Halsel ini menjadi kejutan tersendiri, mengingat sebelumnya lembaga anti-rasuah tersebut juga telah menyasar Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Kini, semua mata tertuju pada Pemkab Halsel yang hanya punya waktu dua minggu untuk bersiap menghadapi ‘ujian mendadak’ dari KPK.