Home / Galeri Kami / Marak Praktik Judi Togel Di Sula, Warga Menilai Sikap Tegas Kepolisian Belum Terlihat

Marak Praktik Judi Togel Di Sula, Warga Menilai Sikap Tegas Kepolisian Belum Terlihat

JNewsTv.Com | SULA. Praktik perjudian Toto Gelap (Togel) di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, rupanya masih sulit di atasi oleh pihak aparatur Kepolisian setempat.

Buktinya, judi togel yang belakangan meresahkan warga khususnya di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula, itu masih saja terlihat marak di praktekkan sejumlah oknum yang menjadi bandar di wilayah itu.

Dari penelusuran Wartawan di lapangan, Judi Togel di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, di praktekkan secara terang-terangan. Hal inipun suda sempat di keluhkan warga setempat, tapi hingga kini belum ada tindakan tegas dari aparat Kepolisian setempat.

Warga menilai hal ini seharusnya dapat di bijaki oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Mangoli Barat, karna wilayah tersebut merupakan wilayah hukum mereka.

“Berulang kali itu di keluhkan, tapi pihak aparat hanya tegur dan tutup sementara tara abis itu buka lagi. Padahal sudah tau Judi dalam bentuk apapun itu di larang negara, karna itu virus sosial yang dapat merusak”, ungkap salah satu warga setempat pada, Senin (21/09/2021) yang enggan namanya di sebut.

Sementara Undang undang sudah jelas menjelaskan terkait pasal perjudian.

Sebagaimana diatur dalam KUHP. Pasal 303 ayat (1) KUHP, berbunyi :

1) Diancam dengan kurungan paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah.

barangsiapa menggunakan kesempatan untuk judi utama, yang diadakan dengan melanggar peraturan pasal 303;

barangsiapa ikut serta serta permainan judi yang diadakan di jalan umum atau di pinggirnya maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum, kecuali jika untuk mengadakan itu, ada izin dari penguasa yang dilarang.

Sementara itu mengenai perjudian online diatur dalam Pasal 27 ayat (2) UU ITE yang berbunyi:

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menerapkan, mentransmisikan, dan atau membuat dapat diaksesnya Informasi atau Dokumen Elektronik yang memiliki peringkat perjudian .

Ancaman terhadap pengaturan ini diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU 19/2016 , yakni : Setiap Orang yang sengaja dan tanpa hak, atau mentransmisikan dan / atau mentransmisikan dan / atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian dalam pasal 27 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan / atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (iDrakel)

About jnews

Check Also

DLH Tikep Mengakui Ketersediaan Kontainer Sampah Dikelurahan Mafututu dan Jikocoba Belum Tersedia

JNewstv.com | Tidore. Terkait demo yang digelar oleh Aliansi Solidaritas Tidore Timur dan Mahasiswa di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*