
Hal ini di sampaikan oleh PJ Kepala Desa Woekop Rifai Abdul Majid kepada awak media senin, (25/02/2020) pagi tadi kerja pembangunan pagar Mesjid dengan cara gotong royong, ini merupakan tradisi yang mesti kita tarapkan di tengah tengah masyarakat sehingga selalu menjaga silaturahmi maupun persatuan dalam bermasyarakat. Dan volume yang di kerjakan pagar mesjid 1.023 meter persegi dari panjang 33 meter dan lebar 31 meter.Pekerjaan pagar itu, selain warga Pemerintah Desa pun turun ikut melaksanakan pekerjaan mulai dari ikat besi sampai pengecoran,” jelas Kades.
Sementara Ketua Panitia Nurdewi Latuhelu kepada awak media mengatakan, bahwa sudah sangat lama masjid Baitulmuttaqin tidak memiliki pagar sehinga perlu dibuat pagar, dan pembuatan pagar kali ini dipermanen agar lebih tahan lama,” tandasnya.
Pembuatan pagar masjid mengunakan anggaran swadaya warga dan hasil zakat tahun lalu. Dalam kerja bakti ini juga terlibat Kepala Desa, Sekdes dan beberapa staff desa serta warga masyarakat,” katanya. (Kemal Swedya)