Home / Berita / Pembangunan Drainase Dalam Kota Weda Telan Anggaran Milyaran Rupiah Diduga Tidak Berkwalitas

Pembangunan Drainase Dalam Kota Weda Telan Anggaran Milyaran Rupiah Diduga Tidak Berkwalitas

JNewstv. com | Halteng

Proyek pembangunan drainase (saluran air) proyek negara yang berada dilingkungan jalan raya kecamatan weda,Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng)yang di kerjakan oleh PT Magfirah Global diduga dikerjakan tidak sesuai atau asal jadi saja.Hal ini dikatakan oleh Ketua Gerakan Anti Korupsi (Gaki) Maluku Utara ( Malut) Rosihan Anwar kepada media (07)10/21)

Ketua Gaki Malut, Rosihan Anwar mengatakan bahwa PT Magfirah Global dalam mengerjakan proyek pembangunan drainase (saluran air) tersebut diduga tidak mengedepankan kwalitas. ” Proyek pembangunan drainase terbuka yang di biayai oleh APBD tahun anggaran 2021, sebesar Rp 2.812.935.469,00 yang di kerjakan oleh “PT Magfirah Global” diduga tidak mengedepankan kwalitas,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa selain itu minimnya pengawasan dari pihak dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sehingga pembangunan drainase (saluran air) tersebut terkesan dikerjakan, kurang maksimal alias asal jadi ” Seharusnya pihak pengawas dari pihak dinas PUPR selalu standby di lokasi pekerjaan proyek tersebut,” jelas Rosihan.

Ketua Gaki juga menerangkan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan kondisi pembangunan proyek drainase yang diduga di kerjakan asal jadi saja ini hingga membuat jalan tidak layak. ” Di lokasi pekerjaan proyek drainase tersebut diduga hanya tempel, sedangkan material berserakan di atas badan jalan. Dan ini diiduga dengan pola rekanan pihak ketiga yang semena-mena, tanpa mengedepankan kwalitas proyek tersebut,” ujar Rosihan.

Tambah dia, bahwa sejak awal pihaknya melihat proyek yang di kerjakan ini material berhamburan yang masuk ke badan jalan, dan anehnya lagi mengerjakannya putus-putus dan tempel-tempel.” Saya berharap agar dinas PUPR Halteng untuk mengkaji kembali struktur proyek drainase tersebut.sebab tidak sesuai dengan anggaran yang diluncurkan, Dan dinas PUPR Halteng jangan diam saja, melihat kondisi yang disinyalir yang diduga tidak sesuai dengan anggaran belanja miliaran rupiah,” harap Ketua Gaki

Lanjut Rosihan, atas temuan ini, Gaki Malut berencana dalam waktu dekat akan melaporkan proyek pembangunan drainase kepada pihak penegak hukum sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan di Kabupaten Halmahera Tengah,” cetusnya. (Kemal Swedya)

About Redaktur

Check Also

Dirjen Veri Dorong Iklim Dagang Bentukan Konsumen Berdaya & Pengusaha Amanah

JNewstv.com | JAKARTA Gawat, produk emas dimanipulasi. Gelagat dugaan pelanggaran yang merugikan masyarakat konsumen ditemukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*