Home / Berita / Pemdes Tuwokona Dan Masyarakat Soalkan Domisili Puskesmas Gandasuli

Pemdes Tuwokona Dan Masyarakat Soalkan Domisili Puskesmas Gandasuli

JNewstv com | Halsel
Pemerintah Desa dan masyarakat Tuwokona mengeluhkan dan mempertanyakan domisili puskesmas Gandasuli, kecamatan Bacan Selatan, kabupaten Halmahera Selatan ( Halsel) provinsi Maluku Utara (Malut). Pasalnya domisili puskesmas tersebut ada diwilayah desa Tuwokona. (04/10/21)

Kades Tuwokona,Nursanty Awal mengatakan bahwa terkait domisilinya,puskesmas Gandasuli seharusnya pemerintah Daerah sudah merubah nomen klaturnya, jangan lagi pakai nama puskesmas Gandasuli, tapi seharusnya sudah meggunakan nama puskesmas Bacan Selatan atau nama puskesmas Mandaong karena ibu kota kecamatan Bacan Selatan itu Mandaong bukan Gandasuli, ” Kami meminta pemerintah daerah dalam hal ini Dinas kesehatan (Dinkes) atau DPRD Halmahera Selatan terkait puskesmas Gandasuli yang seharusnya nomen klaturnya sudah harus di rubah bukan lagi puskesmas Gandasuli tetapi seharusnya puskesmas Bacan selatan atau Mandaong,” ungkapnya kepada media.

Ia menjelaskan bahwa nomen klaturnya harus sudah di rubah agar supaya di akui, contoh seperti puskesmas kecamatan Labuha berada di Tomori, karena Tomori itu ibu kota kecamatan Labuha. ” Oleh karena itu satu masukan dari pemerintah daerah bahwa nomen kalaturnya nama puskesmas Gandasuli sudah di rubah dengan memakai nama puskesmas memakai nama puskesmas Mandaong atau puskesmas Bacan selatan yang berada di Desa Tuwokona,” tutur Nursanty.

Kades Nursanty menjelaskan bahwa dirinya dan masyarakat mengigatkan kedudukan dan atau tepat wilayah kerjanya puskesmas berada di Desa Tuwokona bukan berada di desa Gandasuli ini yang harus di bijaki dari dinas kesehatan dan DPRD kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). ” Jadi ketika masyarakat meminta mengeluarkan surat keterangan domisili puskesmas, bukannya kami dari pemerintah Desa Towokona keberatan tetapi harusnya di rubah dulu nomen kalaturnya menjadi puskemas Bacan Selatan atau puskesmas Mandaong karena nota bennya Mandaong adalah ibu kota kecamatan bacan selatan,” jelasnya.

Terang dia, bahwa pemerintah Desa Tuwokona tidak berkeberatan mengeluarkan domisili hanya saja berkeberatan pada nomen klatur puskesmas belum di rubah. ” Jadi kami dari pemerintah Desa dan masyarakat Desa Towokona meminta pemerinta daerah dalam hal ini dinas kesehatan Halsel rubah dulu nomen klaturnya pusksmas Gandasuli menjadi puskesmas Mandaong,” aku Nursanty.

Lanjut Nursanty, Karena nama puskesmas itu sendiri masih memakai nama Desa Gandasuli bukan memakai nama puskesmas Mandaong sementara puskesmasnya berada di Desa Towokona ini yang harus di sikapi dinas kesehatan Halsel. ” Masyarakat dan pemerintah Desa Tuwokona meminta Bupati Halsel Usman Sidik segera memangil dinas kesehatan agar supaya membijaki dan menduduki puskesmas kecamatan Bacan Selatan terkait nomen kalaturnya sehingga domisili puskesmas tersebut jadi jelas,” tutupnya. ( RF/Red )

About Redaktur

Check Also

Polres Halteng Tidak Main-main Dalam Menangani Kasus Pemerkosaan

JNewstv. com | Halteng Polres Halteng melalui Waka Polres, Kompol dr.h Dedi Wijayanto SH, Kasat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*