
Mulai hari ini, Jumat 30/08, Operasi Patuh Kieraha 2019, dilaksanakan yang sejak kemarin, kamis 29/08. Polres Halmahera Utara menetapkan melalui gelar pasukan operasi kepolisian kewilayahan Opersi Patuh Kieraha 2019.
Waka Polres Halut, Kompol Rudy Saeful Hadi. S.IK, menuturkan bahwa, Kegiatan Operasi Patuh Kieraha, adalah dalam rangka meningkatan kesadaran masyarakat, terhadap pentingnya kualitas keamanan, keselamatan, kelancaran dan ketertiban dalam berlalu lintas serta meningkatkan kepatuhan Pengguna jalan terhadap hukum dan perundang undangan lalu lintas yang lebih baik lagi.
Harapan dan tujuan operasi ini akan terasa sulit apabila tidak adanya sinergitas dan dukungan dari instansi terkait serta kepedulian masyarakat untuk mau mewujudkan maluku utara menjadi kota yang lebih Berbudaya dalam tertib berlalu lintas.
Lanjut Rudy, Sebenarnnya tujuan hakiki dari operasi ini bukanlah mengejar target penindakan pelanggaran dengan tilang melainkan polri berupaya mempelopori terwujudnya Kesadaran pengguna jalan untuk mau tertib berlalu lintas dijalan raya, sesuai program Nawacita Presiden RI adalah hadirnya negara ditengah masyrakat untuk melindungi segenap bangsa, yang dijabarkan oleh korlantas Polri bahwa kehadiran anggota polri di tengah-tengah masyarakat adalah sebagai penggerak revolusi mental, dan pelopor tertib sosial di ruang publik, dengan Mempedomani program kapolri yang disebut promoter (profesional-modern-terpercaya)
Salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini
Adalah keselamatan bagi pengguna jalan. Keselamatan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu Lintas. Dalam konteks ini, lalu lintas dapat dipahami Sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan
Cermin tingkat modernitas.
Berdasarkan program Decade Of Action For Road Safety 2011-2020 (doa) atau dekade aksi keselamatan jalan bertujuan untuk mengurangi korban meninggal dunia pada tahun 2020 sebesar 50 %, para penyelenggara system Yang terpadu yang tertuang dalam rencana umu Nasional keselamatan (runk) melalui 5 (lima) pilar yaitu:
- Manajemen keselamatan jalan; perencanan tentang Sistem keselamatan jalan yang lebih terstruktur.
- Jalan yang berkeselamatan; pembanguan prasarana Jalan yang sesuai standar keselamatan.
- Kendaraan berkeselamatan; terhadap kualiatas pemanfaatan kendaraan yang yang Pengawasan berkeselamatan.
- Perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan; Penanganan terhadap pengguna jalan secara hukum dan edukasi tentang keselamatan yang lebih Berkualitas.
- Penaganan Post Crash Care kecelakaan lalu lintas; Penanganan pra dan pasca kecelakaan lantas secara terpadu dengan birokras Terarah dan pelayanan berkualitas, yang tertib.
Dengan adanya langkah-langkah konkrit instansi terkait secara terpadu yang telah terencana dalam orerasi patuh kie raha tahun 2019 ini kirannya dapat menekan jumlah korban fatalitas dan Meminimalisir lalu lintas Serta kemacetan
Kamseltibcarlantas yang lebih kondusif.
Sebelum mengakhiri sambutan ini, kepada seluruh Jajaran, perlu saya tekankan Kembali, selama pelaksanaan operasi agar:
- Mantapkan niat baik dan segala upaya yang dilaksanakan dalam operasi ini menjadi amal kebaikan dan diridhoi oleh tuhan yme.
- Utamakan faktor keamanan dan keselamatan Dengan mempedomani Standar operasional Prosedur yang ada.
- Hindari tindakan menyimpang, jaga nama baik Institusi sehingga tidak mencedrai tujuan dari Operasi; dan.
- Lakukan tugas operasi patuh ini secara normatif Tanpa diskriminatif, prosedural dan menjunjungTinggi etika kepolisian. (Roby)