
Dalam Pantuan Wartawan di lokasi setidaknya ada 5 Ton BBM yang disediakan, untuk mendapatkan BBM pemilik kendaraan harus rela berjam-jam menunggu ditambah lagi banyaknya warga yang kehabisan BBM juga antre membawa jiregen kosong mulai 5-25 liter untuk mendapatkan BBM dengan Harga murah Rp 6.500/liter.
Antrean yang dimulai pukul 07-00 Wit ini membuat kendaraan seperti mobil, bentor, motor harus terparkir di jalan raya desa Maba Sangadi, bahkan di jam 10 pagi antrean membludak hingga berdesakan sontak membuat gaduh dengan teriakan, lelucon bahkan ada yang menaiki Tengki BBM.
Salah satu warga desa Maba Sangadji Trijan Abd Halim yang diwawancarai saat melakukan antre di lokasi mengatakan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa hari ini jenis Bensin sangat meresahkan masyarakat khususnya pengguna kendaraan Pasalnya kami tidak dapat beraktivitas seperti biasa karena kehabisan bahan bakar untuk kendaraan kami.
“So beberapa hari tong hanya dirumah saja tra bisa pigi kemana-mana mau urusan ini itu pe susah skali,mau jalan sedangkan ini jauh,tong mau beli di penjual ghoib harganya mahal berkisar Rp 20 ribu” ujarnya
Ia berharap kedepannya pemerintah daerah dapat fokus juga memperhatikan hal-hal seperti ini agar kedepannya masyarakat tidak harus bersusah payah mencari dan mengantre seperti ini. Tuturnya
Red