
JNewstv.com | Halmahera Selatan – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan nomor urut 2, Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila, menjanjikan berbagai program unggulan dalam kampanye mereka di Desa Wosi, Kecamatan Gane Timur, Selasa (15/10) malam.
Program-program tersebut meliputi kuliah gratis, peningkatan dana desa, hingga pelayanan kesehatan gratis.
“Saya bersama Pak Muhtar Sumaila telah berkomitmen untuk membiayai kuliah mahasiswa asal Halmahera Selatan,” ujar Rusihan di hadapan warga Desa Wosi.
Rusihan menjelaskan, biaya kuliah per semester berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 4 juta. Menurutnya, dengan APBD Halmahera Selatan yang mencapai Rp 2,8 triliun per tahun, anggaran sekitar Rp 40 miliar untuk program kuliah gratis ini masih bisa diatasi.
Selain pendidikan tinggi, pasangan ini juga berjanji akan mengalokasikan dana BOS Daerah (BOSDa) bagi sekolah SD dan SMP di bawah naungan Dinas Pendidikan Halsel.
“Kami akan membijaki penggunaan APBD untuk BOSDa karena sering terjadi ada siswa yang tidak menerima dana BOS,” terang Rusihan.
Komitmen Rusihan-Muhtar tidak berhenti di sektor pendidikan. Mereka juga menjanjikan:
1. Pelayanan kesehatan gratis
2. Program umroh bagi imam dan tokoh agama
3. Wisata religi ke Yerusalem bagi pendeta
4. Alokasi dana desa sebesar Rp 1 miliar melalui APBD untuk:
– Insentif imam, badan sara’a, dan pendeta beserta majelisnya
– Insentif perangkat desa, BPD, guru ngaji
– Kegiatan PKK, majelis, dan kepemudaan
“Ini komitmen kami untuk pemerataan keadilan kepada semua. Kalau PNS terima gaji tiap bulan, perangkat desa, BPD dan lainnya juga terima tiap bulan,” tegas Rusihan.
Putra Makayoa satu-satunya di Pilkada Halsel ini menambahkan, kebijakan penambahan anggaran dana desa Rp 1 miliar melalui APBD bertujuan agar dana desa transfer dari pusat dapat difokuskan untuk pembangunan infrastruktur desa.
Tak ketinggalan, pasangan ini juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan perbaikan pelayanan jaringan telekomunikasi.