SOFIFI, JNewstv.com – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian, Kementerian Agama dan masyarakat terus dilakukan melalui program Safari Subuh Keliling (Suling). Untuk kedua kalinya, kegiatan tersebut kembali digelar di Masjid Arafah, kompleks DPRD Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (22/9/2026).
Program Safari Subuh Keliling ini merupakan hasil kolaborasi Bidang Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara bersama Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Maluku Utara.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang membangun komunikasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, ukhuwah Islamiyah dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kasubdit Satpam/Polsus Ditbinmas Polda Maluku Utara, Kompol Abdul Halim Rangkuti, S.H., yang mewakili Direktur Binmas Polda Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Kompol Abdul Halim Rangkuti menegaskan bahwa Safari Subuh Keliling merupakan salah satu sarana untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama memakmurkan masjid.
“Dengan momentum Subuh Keliling ini, kami berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin dekat. Kegiatan ini juga menjadi sarana bersama untuk memakmurkan masjid,” ujar Kompol Abdul Halim Rangkuti.
Ia juga mengajak jamaah dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengharapkan dukungan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif serta menghindari berbagai pelanggaran hukum yang dapat berujung pada sanksi hukum maupun pidana,” katanya.
Kompol Abdul Halim juga menyampaikan bahwa pesan tersebut sejalan dengan salah satu program Kapolda Maluku Utara, yakni Kieraha Aman, yang diarahkan untuk menghadirkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah kepulauan Maluku Utara melalui sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat.
“Kieraha Aman merupakan upaya menghadirkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Maluku Utara melalui sinergi antarinstansi serta partisipasi masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif,” jelasnya.
Selain persoalan kamtibmas, masyarakat juga diingatkan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya ketika melakukan pembukaan lahan untuk berkebun.
Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan merugikan lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Usai penyampaian pesan kamtibmas, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah Subuh yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Drs. KH. Amar Manaf, M.Si.
Dalam tausiyahnya, KH. Amar Manaf mengajak jamaah untuk senantiasa memperkuat keimanan, ketakwaan dan sikap tawakal kepada Allah SWT dalam menjalani kehidupan.
Ia mengingatkan umat Islam agar tidak diliputi rasa takut secara berlebihan dalam menghadapi kehidupan, tetapi senantiasa menyerahkan segala sesuatu kepada Allah SWT dengan tetap menjalankan ikhtiar.
“Kita tidak perlu takut dalam menjalani kehidupan ini. Kita harus senantiasa berkeyakinan dan bertawakal hanya kepada Allah SWT serta tidak menyekutukan-Nya dalam kehidupan,” pesan KH. Amar Manaf.
Menurutnya, kehidupan manusia juga tidak dapat dilepaskan dari pentingnya menjaga hubungan yang baik, baik hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan dengan sesama manusia.
Prinsip tersebut, kata dia, tercermin dalam konsep habluminallah dan hablumminannas, yakni menjaga hubungan vertikal kepada Allah sekaligus membangun hubungan sosial yang baik dengan sesama.
“Dalam kehidupan, kita dianjurkan untuk menjaga hubungan yang baik, baik hubungan kepada Allah SWT maupun hubungan antara sesama manusia,” tuturnya.
KH. Amar Manaf juga mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT, terutama nikmat hidayah.
Menurutnya, hidayah merupakan nikmat yang sangat penting karena menjadi jalan bagi manusia untuk mengenal kebenaran dan mampu menjalankan berbagai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita senantiasa bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita, terutama nikmat hidayah. Dengan nikmat hidayah, kita mampu melaksanakan kebaikan-kebaikan dalam kehidupan,” ujarnya.
Safari Subuh Keliling tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan Kementerian Agama sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
Melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung dengan jamaah, kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi ruang bersama dalam memperkuat ukhuwah, menjaga keamanan serta mendorong terwujudnya masyarakat Maluku Utara yang religius, aman, tertib dan harmonis.
(Syh)
