Site icon JNewstv.com

Sekjen OPSI Nilai BPJS TK Belum Sejahterahkan Pekerja Yang Ikut Iuran

JNewstv.com | Jakarta.
Timboel Siregar ,pengamat dan aktivis buruh menilai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS TK /BP Jamsostek) belum memberikan kesejahteraan kepada para pekerja yang memberikan iuran untuk investasi yang di simpan oleh badan tersebut. Hal ini di katakan olehnya saat ditemui awak media.(28/11)

Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) ini mengatakan bahwa BPJS TK /BP Jamsostek dalam pengelolaan iuran dari para pekerja belum melaksanakan Prinsip ke-9 UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (UU SJSN) bahwa hasil kelolaan investasi digunakan mengembangkan program & kesejahteraan pekerja. Pasalnya, investasi menggunakan iuran simpanan pekerja se-Indonesia berupa aset dana tercatat sampai akhir Desember 2018 senilai Rp 359,4 trilyun.

“Investasi properti berupa perumahan untuk pekerja, misalnya, belum banyak dirasakan pekerja anggota BPJS TK. Dan, hal itu yang harus ditingkatkan sesuai catatan audit BPK 2018,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam pengelolaan dana buruh di BPJS TK yang baik seharusnya memberikan kesejahteraan buruh dan keluarganya sesuai prinsip ke-9 Undang Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (UU SJSN) yang mengamanatkan hasil kelolaan investasi digunakan untuk pengembangan program dan kesejahteraan pekerja.

“Seperti iuran Jaminan Hari Tua, hasil investasi digunakan untuk menambah saldo pekerja di tabungan JHT-nya dan ada manfaat perumahan bagi pekerja sesuai amanat Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) nomor 35 tahun 2016,” jelas pengamat & aktivis buruh itu.

Sebelumnya, Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II/2018 (IHPS) BPK menyebut BPJS TK berpotensi kehilangan penerimaan akibat kebijakan berinvestasi.

” Antara lain enam properti investasi berupa tanah belum dimanfaatkan, sehingga belum memberikan pendapatan atau hasil investasi. Untuk itu BPJS TK disarankan menyusun roadmap investasi,”terang IHPS II/2018 BPK.

Sementara itu Deputi Direktur Bidang Humas & Antar Lembaga BPJS TK, Irvansyah Utoh Banja saat di hubungi melalui HP , ia menyatakan masih di luarkota.

“Waalaikum salam bang. Sori ga bisa angkat teleponnya . Saya lagi di luar kota.” (fudin /red)

Exit mobile version