Site icon JNewstv.com

Selama 5 Tahun Program JKN -KIS Jangkau 200 Juta Penduduk

JNewstv.com,Ternate
Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah berjalan lebih dari 5 Tahun dan telah menjangkau lebih dari 200 juta penduduk Indonesia.Tak terkecuali Sukma, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kantor Dinas Kesehatan Kota Ternate. Sukma mengaku telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejak pertama diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2013 silam.

Saat ditemui di Kantornya beberapa waktu lalu, Kamis (12/09). Sukma mengatakan bahwa menjadi peserta JKN-KIS selain untuk proteksi diri apabila nantinya sakit, juga sebagai wadah untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Sukma sadar, iuran yang dipotong dari penghasilannya tiap bulan digunakan peserta lain yang membutuhkan penanganan kesehatan.

“Saya kadang berfikir, peserta JKN-KIS hanya dipotong  2% dari gajinya bisa menanggung sampai 5 orang keluarganya. Misalkan salah satu keluarganya sakit dan harus dioperasi tentu saja memerlukan biaya yang sangat besar, tidak sebanding dengan yang dibayarkan tiap bulan. Harus ada peserta lain yang rutin membayar iuran untuk menutup biaya peserta yang melakukan operasi,” terang Sukma.

Prinsip Gotong Royong inilah yang selalu dia tanamkan kepada keluarga maupun rekan kerjanya, karena tanpa andil dari masyarakat program ini tidak akan berjalan dengan baik. Ia juga menambahkan iuran yang dibayarkan untuk JKN-KIS sangatlah murah dibanding dengan Asuransi-asuransi swasta lain dilihat dari manfaat yang diberikan serta kemudahan-kemudahan yang didapatkan pesertanya.

“Sebagai ASN saya dipotong 2% dari gaji saya dan dapat menanggung suami dan 3 orang anak, dan selama sesuai dengan indikasi medis, seluruh biaya perawatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Sedangkan di asuransi swasta, harus membayar lebih mahal per orangnya, dan sebelum menjadi peserta kami harus disuruh medical checkup untuk mengetahui kesehatan pesertanya, semakin berisiko tentu saja biaya yang didapatkan lebih mahal, selain itu ada beberapa penyakit yang memang tidak ditanggung oleh asuransi swasta” jelas Sukma.

Selama menjadi peserta, Sukma belum pernah menggunakan secara langsung. Tapi ia tidak mempermasalahkan, karena baginya Program JKN-KIS ini sebagai proteksi diri untuk ia dan keluarganya, dan apabila tidak digunakan iurannya bisa digunakan peserta lain untuk memperoleh pengobatan.(red)

Exit mobile version