
Hal itu pun mendapatkan tanggapan serius oleh Aktivis Pergerakan bernama Akram Napoleon. Dirinya menilai bahwa kini Sudirman Sulaiman, bak menjadi *SUPERMAN* semenjak jatuhnya Gubernur Nurdin Abdullah. lalu diangkatlah Sudirman Sulaiman menjadi gubernur definitif. Namun kini disaat menjelang akhir tahun 2022. Sudirman kembali membuat gebrakan yang semakin membuktikan bahwa dirinya “SUPERMAN” yaitu dengan mengusulkan pemberhentian sekda provinsi ke Presiden RI.
Tentunya jadi tanda tanya besar bagi publik, ada apa dan mengapa sehingga Sudirman Sulaiman bersikeras ingin memberhentikan Abd. Hayat Gani. Padahal kita ketahui bersama, jika selama ini peran sekda provinsi begitu vital di pemerintahan.
Terlebih lagi dengan tidak adanya wakil gubernur, tentunya tugas-tugas gubernur banyak dibantu oleh sekda provinsi. Ada apa dan mengapa? Apakah karena ada titipan dan bisikan dari orang yang istimewa atau uang besar?sebagaimana titipan untuk menjatuhkan Nurdin Abdullah.
Jika Abd. Hayat Gani benar – benar di lengserkan maka hal itu dapat membuktikan bahwa sulawesi selatan di bawah kepemimpinan Sudirman Sulaiman mengalami Depresi. Ungkapnya.
(Red)