
Dalam sambutannya, Gubernur menyebutkan, nilai entitas lokal wisdom Tobelo-Galela harus terus dirawat dan di jaga oleh generasi penerus Sibualamo. Adapun selain itu memproteksi, organisasi ini harus bisa pula berkontribusi memperbanyak sumberdaya manusia terutama orang-orang Tobelo-Galela.
“Saya lihat Predikat S1, S2 dan S3 masih sangat sedikit di sandang oleh masyarakat Tobelo-Galela dibanding suku Tidore dan Makean, Suku Tobelo-Galela harus dapat bersaing dengan kedua suku tersebut dari aspek SDM” Tegas Kasuba.
Sedangkan menurut Ketua umum Sibualamo Safrudin Djuba, dia menyatakan, digelarnya kegiatan tersebut diikutsertakan juga dengan program program unggulan, yakni seperti, kebudayaan, pendidikan, sosial dan kesehatan” ujarnya.
Lanjut Safrudin, selain itu pihaknya juga telah berkonsolidasi berupa penyerahan SK pengurus delapan kabupaten/kota. Sedangkan dua kabupaten yang belum belum di SK kan seperti Sula dan Taliabu.
Seturut dengan hal itu Udin pun mengingatkan bahwa Rapat kerja Badan Pengurus Sibualamo Malut kehadirannya menyasar pelestarikan nilai-nilai kelokalan Tobelo-Galela. (Kemal/Amat)