
SURAT TERBUKA BUAT ALI IBRAHIM SELAKU WALIKOTA TIDORE KEPULAUAN KADO AKHIR TAHUN 2019
M BAKRI DANO ALI
Saudaraku dan Teman se Angkatan sejak SD. Sampai SMA ALI IBRAHIM yang saat ini masih Walikota Tidore Kepulauan… !
Dalam konsep Ketuhanan jabatan dan Kekuasaan adalah Amanah yang harus dipertanggung jawabkan, karena itu harus ditunaikan sebaik baiknya.
Dalam konsep kepemimpinan Tidore dalam berbagai tingkatan disebut “ DOFOLO ENAGE ENO MAGUMO” . Artinya Pemimpin itu adalah tempat mengadu segala kesusahan, alamat dari segala cercaan , hinaan, fitnah bahkan Ancaman. Karena itu para Nabi, Para Pemimpin besar dicela dihina difitnah bahkan dibunuh tetapi mereka menerima semua itu dengan penuh bijak dan sabar serta tidak membalasnya dengan keburukan karena akhlak mereka baik dan karena mereka sadari bahwa mereka hanyalah pelayan Rakyatnya.
Sedangkan Fir’aun adalah contoh penguasa buruk yang menjadikan dirinya Tuhan karena kesombongan dan kemudian sejarahnya berakhir menyedihkan maka dia bukan contoh yang baik.
Dalam era demokrasi Indonesia, Pemimpin dilahirkan melalui proses pemilihan Langsung, diantaranya adalah Walikota yang saat ini saudara masih menjabatnya. Hal penting yang patut saudara sadari adalah bahwa sejak terpilih dan dilantik, suka atau tidak, sudara hanyalah pelayan rakyat Kota Tidore Kepulauan maka sekecil apapun aktifitas yang saudara lakukan menjadi perhatian masyarakat, karena itu dibutuhkan jiwa besar, hati yang penuh welas asih, kesabaran dan kebijaksanaan dalam menyikapi setiap permasalahan bukan sebaliknya.
Sebagai saudara dan teman sekaligus warga Kota tikep, saya turut prihatin dengan sikap saudara yang terkesan kurang sabar seperti halnya saudara berencana melaporkan seorang warga Tikep yang bernama Amir Khandori karena berita akun facebooknya tertanggal 09 Desember yang baru lalu.
Dengan tidak melihat besar kecil atau salah benarnya masalah tersebut saya hanya ingin mengingatkan saudara bahwa kritik atau cercaan kadang kita butuhkan untuk menjadi besar, sebaliknya bisik bisik pujian yang mengelilingi saudara harus dicerna dengan baik karena justru pujian akan membuat kita terlena dan jatuh.
Akhirnya harapan saya, saudara tidak perlu membawa saudara Amir ke ranah hukum. Karena itu sangat tidak bijak. Terima kasih .
Semoga Allah merahmati Saudara dengan pemahaman yang benar. Amin.