
Kepada JNewstv, saat bertandang ke Mahatai Park Hotel, Tobelo. Sabtu 04/07/2020. Hanny, menuturkan bahwa, ke tujuh orang karyawan PT. NHM, yang dirawat sejak tanggal 05/06/2020, dikarantina di Rumah Sakit Daturat Covid-19 Rusunawah Kali Pitu Tobelo telah dinyatakan sembuh.
Hanny, menambahkan bahwa ketujuh paien PT. NHM, ini setelah mendapatkan penanganan dan perawatan secara intensiv dari tenaga medis Covid-19 Halut dan dinyatakan sembuh, maka hari ini minggu 05/07/2020 bakal di kembalikan ke oada keluarga masing-masing untuk melakukan pemulihan.
Mereka belum diperkenankan untuk kembali ke SHIT, untuk melakukan aktifitas, ini sesuai dengan protokol kesehatan. Setelah itu baru mereka dapat kembali melakukan aktifitas di PT. NHM.
Lanjut Hanny, PT.NHM, melakukan skema penanganan Vovid-19 sangat tanggap dan cepat, ketika seluruh karyawan yang dilakukan Rapid Test dan ditemukan reaktif maka langsun dilakukan pemisahan melalui cara karantina di beberapa tempat di Tobelo.
Setelah dilakukan karantina Pihak PT. NHM langsung melakukan Sweb untuk semua karyawan yang dinyatakan Reaktif maupun yang non Reaktif untuk memastikan apakah mereka positif Covid-19 atau negatif.
Ketujuh orang karyawan PT. NHM yang telah dinyatakan sembuh berasal dari
Satu orang berasal dari Kecamatan Malifut.
Dua orang dari Kecamatan Tobelo Tengah.
Satu orang berasal dari Kecamatan Tobelo.
Satu orang berasal dari Manado Sulut. Dua orang berasal dari Jawa.
Lanjutnya, pasien Covid-19, yang saat ini semwntara di karantina sudah mulai berkurang karena dinyatakan sembuh sehingg yang berada di Rumah Sakit Darurat Rusunawa tinggal 90 orang pasien.
Untuk Penginapan Ketrin 42 Orang dan Hotel Astonia 24 Orang ini sambil menunggu hasil Sweb.
Kami berharap agar kita semua selalu dapat mengikuti anjuran pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan, selalu budayakan hidup sehat, hindati kerumuna, jaga jarak dan selalu menggunakan masker,” Ungkap Hanny. (Roby)