Home / Berita / Nusantara / Drs Haji Mustagfirin, MS.i. : Peristiwa Idul Adha Yang Berkaitan Dengan Istilah Pengorbanan Ibrahim, Hajar dan Ismail

Drs Haji Mustagfirin, MS.i. : Peristiwa Idul Adha Yang Berkaitan Dengan Istilah Pengorbanan Ibrahim, Hajar dan Ismail

JNewstv.com | Fakfak Papua Barat   Bertempat di rumah kediaman Bapak Drs. H. Mustafirin, M.Si jalan Cenderawasi Jumat malam (9/8/2019) Pukul 8.00.Wit saat ditemui Wartawan menyampaikan. Umat Islam In Syah Allah 2 hari lagi akan dilaksanakan Idul Adha di mana Idul Adha ini adalah merupakan peringatan akan Tapak Tilas.

Apa yang dilakukan oleh Ibrahim, Ismail dan hajar di mana Ibrahim begitu lama tidak memperoleh keturunan dari Allah tetapi Ibrahim ini termasuk orang kaya.

Binatang ternaknya di ceritakan sampai 12.000 ekor, oleh karena itu masalah kekayaan tidak terlalu di butuh kan oleh Ibrahim tetapi yang di butuhkan Ibrahim adalah kehadiran anak yang akan melanjutkan misi yang telah di embankan Ibrahim,

Oleh karena itu Doa dan Doa di panjatkan lama sekali dan Doa dan Doa lagi kemudian Allah mengabulkan permohonan dari Ibrahim itu kemudian Siti Hajar melahirkan seorang anak yang bernama Ismail.

Ismail adalah sesuatu simbol kehidupan dunia yang di dambakan, kemudian Allah menguji kepada Ibrahim apakah Ibrahim lebih cinta kepada Allah atau lebih Cinta kepada Ismail sebagai lambang kehidupan dunia itulah karena peristiwa korban inilah adalah peristiwa ujian iman bagi Ibrahim.

Oleh karena itu peristiwa korban tidak bisa dilihat dengan logika manusia tetapi harus di dekati dengan iman kalau kita manusia mengatakan tidak benar masa seorang ayah akan membunuh anaknya tetapi kalau akan di dekati dengan iman maka disitulah Allah menguji keimanan dari pada Ibrahim.

Maka Ibrahim lulus dari pada ujian perintah untuk Qurban mengorbankan pada anaknya Ismail itu adalah di peroleh Ibrahim itu lewat mimpi.

Kemudian mimpi yang datang kepada Ibrahim pada tanggal 8 Dzulhijjah baru itulah Ibrahim berpikir apakah ini memang benar-benar mimpi perintah dari Allah atau mimpi bisikan Iblis akhirnya maka pada tanggal 8 Dzulhijjah dengan hari tarbia, kenapa hari tarbia karena itu adalah hari berpikirnya Ibrahim terhadap perintah Allah lewat mimpi.

Kemudian hari berikutnya tanggal 9 Dzulhijjah barulah di yakini oleh Ibrahim bahwasanya ini benar-benar perintah dari Allah untuk pengorbanan anaknya yang bernama Ismail, itu adalah bagian dari ujian iman ternyata Ibrahim dikatakan lulus ujian dalam Iman itu.

Maka Allah menggantikan Ismail itu dengan binatang ternak, karena itulah sampai sekarang ini umat Islam melaksanakan Ibadah Qurban dengan menyebelih binatang bukan manusia lagi.

Dengan menggunakan ternak sebagai simbol keduniaan itu karena apa keduniaan yang di miliki seseorang kadang kala membuat dirinya agak jauh dan kurang dekat kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa itulah singkat cerita dari pada peristiwa Idul Adha yang berkaitan dengan istilah pengorbanan Ibrahim, Hajar dan Ismail. Tutur, Drs Haji Mustagfirin, M.Si. (Amatus Rahakbauw)

About jnews

Check Also

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa Dengan Mudah Urus Roya Secara Mandiri

JNewstv.Com | Nusantara-Urusan pertanahan sering dikaitkan dengan kata rumit oleh sebagian masyarakat karena banyaknya persyaratan …

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII