
Ternate, Jnewstv.com – Rapat beberapa Kadis bersama Masyarakat di kantor Perindag Kota Ternate, dihadiri oleh Kadis Perindag, Kadis Perkim, dan Balai Pekerjaan Umum (PU) pertemuan pada sore ini senin 17/06/2019 dalam rangka pembahasan Pembonkaran rumah kumuh tempat pernjualan air guraka (air jahe) dan pisang goreng di atas trotoar .
Menurut kadis perindag Nuryadin Rachman bahwa, “Masyarakat sudah lama berjualan di atas terotoar selam ini bahkan masyarakat tidak ada pembayaran pajak terhadap pemerintah, dalam hal ini kadis yang berwenang tidak ada pembayaran apa pun, dan itu fasilitas pemerintah berikan cuma-cuma selama ini dan tidak ada pungut biaya apa pun dari masyarakat selama ini” ucapnya.
Tempat penjualan yang harus di bongkar sebanyak 35 tenda yang berada di kelurahan makasar timur kecamatan Ternate Tengah. permintaan masyarakat bahwa kadis luangkan waktu selama satu minggu untuk kami pembongkaran, karena kami punya barang yang berada di tempat penjualan itu sangat banyak jadi kami minta pak kadis izinkan kami (masyarakat) selama satu minggu dulu dan itu di respon oleh kadis paparnya.
Kadis Perkim Rizal Marsaoly mengatakan bahwa jangan masyarakat mendengar isu atau fitna, semua ini harus dengar petugas yang berwewenang yaitu sat pol PP. tutupnya ( ilon)

JNewstv.com Berita Fakta & Realita