JNewstv.com | Tobelo.
Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa bersama masyarakat Desa Tolonuo, kecamatan Tobelo Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Rabu, 07/08 Melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Halut.
Unjuk rasa yang dilakukan oleh Forum Mahasiswa Desa Tolonuo, adalah dalam rangka menyampaikan aspirasi mereka dengan mendesak bupati Frans Manery, untuk mencopot ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tolonuo Karisno Tamoja, bersama anggotanya Halik Rahim, dari jabatannya.
Karisno dan Halik, dinilai menghambat pembangunan desa, dengan melakukan pengancaman terhadap pekerja yang melakukan pekerjaan pasangan 100 unit instalasi listrik gratis bantuan pemerintah.
Hal ini disampaikan oleh, Amirullah Peleger, kordinator lapangan pada aksi unjuk rasa didepan kantor bupati halut. Amirullah menyebutkan bahwa Ketua BPD Tolonuo telah menyalahgunakan kewenangan dan fungsi BPD sesuai dengan undang-undang nomor 6 tahun 2014 yang didalamnya menyebutkan bahwa BPD dilarang menyalahgunakan kewenangannya.
Bahkan Ketua BPD telah berulang kali menghalangi berbagai program di desa, yang dilakukan oleh pemerintah desa setempat. “Kami sebagai masyarakat meminta ketua BPD diberhentikan, karena telah meresahkan masyarakat serta menghalangi pemasangan listrik program pemerintah pusat melalui program desa terang,” tuturnya.
” Perlu kami sampaikan bahwa masyarakat Desa Tolonuo, merasa terganggu dengan ulah kedua oknum Ini. Mereka berdua telah merusak tatanan hidup warga, dengan mengancam dan memberhentikan kegiatan pemasangan listtik gratis.
Selain itu juga, mereka berdua melakukan pengncaman terhadap para pekrja jaringan listrik dan kepala Desa Tolonuo. Jika Bupati dan Wakil Bupati tidak mengindahkan tuntutan kami, maka jangan salahkan kami jika akan terjadi konflik di desa Tolonuo”. Tutur Amir Peleger. (Roby)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita