JAKARTA, JNewsTV – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir di gedung KPK untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan LNG di Pertamina.
Kepada wartawan, Ahok mengungkapkan bahwa pemeriksaan kali ini berjalan cepat karena sebagian besar dokumen dan data pribadinya sudah lengkap.
“Makanya tadi lebih cepat, data biodata kan udah ada semua. Tinggal konfirmasi aja,” ujar Ahok di hadapan media.
Ahok menegaskan bahwa proyek LNG yang tengah diselidiki KPK sudah berlangsung sebelum dirinya menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.
Ia menjelaskan bahwa temuan tersebut baru mencuat pada Januari 2020, dua bulan setelah dirinya mulai bertugas di Pertamina.
“Saya cuma menemukan itu waktu jadi Komut. Tapi kontraknya sudah ada sebelum saya masuk,” jelas Ahok.
Ketika ditanya lebih jauh mengenai dugaan penetapan tersangka lain, Ahok memilih untuk tidak memberikan banyak komentar.
“Saya nggak tahu ya. Prinsipnya kalau dipanggil kita bantu. Kalau dipanggil, pasti datang,” katanya singkat.
Kasus dugaan korupsi LNG di Pertamina menjadi perhatian publik karena diduga merugikan negara dalam jumlah besar.
Ahok menyatakan siap membantu proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.
“Yang penting kita bantu. Kalau dipanggil, pasti datang,” pungkasnya sebelum meninggalkan gedung KPK.***
JNewstv.com Berita Fakta & Realita