JNewstv.com | Morotai – Unjuk rasa di Desa Sopi Majiko, Pulau Morotai, berakhir setelah Ketua DPRD Pulau Morotai, Muhammad Rizky Djalal, dan Sekretaris Komisi III DPRD, Darmin Wairo, SH, beserta Kapolsubsektor Morotai Jaya, Aiptu Andi Risky, melakukan mediasi pada Rabu, 21 Mei 2025.
Aksi yang dilakukan Forum Peduli Masyarakat Desa Sopi Majiko sejak 20 Mei 2025, berupa penutupan kantor desa sebagai bentuk protes terhadap ketidakprofesionalan Penjabat (Pj) Kepala Desa dalam menjalankan pemerintahan.
Ketua DPRD, Muhammad Rizky Djalal, “menyatakan kesiapannya menerima seluruh tuntutan warga dan mengajak berdialog konstruktif. Berkat mediasi tersebut, pelayanan kantor desa yang sempat terhenti kini kembali normal.”
Lanjut Rizky “Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan desa, khususnya dalam pembentukan Koperasi Merah Putih (Kopdes MP), agar anggaran yang dikelola bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.”
Kapolsubsektor Aiptu Andi Risky menambahkan “bahwa kunjungan tersebut menindaklanjuti pengaduan dan aksi pemalangan kantor desa. Dengan pendekatan dan kesepakatan bersama warga, kantor desa dibuka kembali untuk pelayanan publik.”
Semua tuntutan warga telah diselesaikan dalam mediasi tersebut. Pembentukan Kopdes MP akan dilakukan melalui rapat antara pemerintah desa dan masyarakat. Surat kesepakatan hasil rapat akan diajukan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pulau Morotai. (Wahyu)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita