Home / Berita / Banjir Bandang Terjang Haltim, Permukiman dan Lahan Warga Terendam, Pemerintah Belum Beri Respons

Banjir Bandang Terjang Haltim, Permukiman dan Lahan Warga Terendam, Pemerintah Belum Beri Respons

HALTIM, JNewstv.com – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Halmahera Timur dalam beberapa hari terakhir memicu bencana banjir bandang di sejumlah titik. Dua desa yang terdampak cukup parah yakni Desa Bumi Restu, Kecamatan Wasile, serta Desa Akedaga di Kecamatan Wasile Timur.

Berdasarkan pantauan langsung wartawan JNewstv pada Sabtu (2/4/2026), luapan air terjadi secara tiba-tiba setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak dini hari. Debit air yang meningkat drastis membuat aliran sungai tak lagi mampu menampung volume air, hingga akhirnya meluber ke permukiman warga dan merendam lahan pertanian.

Di Desa Bumi Restu, air terlihat menggenangi rumah-rumah warga dengan ketinggian bervariasi. Beberapa warga tampak berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Sementara di Desa Akedaga, kondisi tak jauh berbeda—air berlumpur membawa material kayu dan sampah, memperparah dampak banjir terhadap lingkungan sekitar.

Sejumlah lahan pertanian milik warga dilaporkan ikut terendam, menimbulkan kekhawatiran akan gagal panen. Padahal, sektor pertanian menjadi salah satu sumber utama penghidupan masyarakat di wilayah tersebut.

“Air datang sangat cepat, kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang,” ungkap salah satu warga yang terdampak banjir di Wasile Timur.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya langkah konkret maupun tanggapan resmi dari pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa setempat terkait penanganan darurat. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat yang kini membutuhkan bantuan cepat, terutama dalam hal evakuasi, logistik, serta penanganan pasca-banjir.

Minimnya respons awal dari pihak berwenang juga memicu kekhawatiran akan lambatnya penanganan bencana, mengingat potensi hujan susulan masih cukup tinggi berdasarkan kondisi cuaca yang belum stabil.

Warga setempat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Selain itu, masyarakat juga diminta segera mengamankan hewan ternak dan barang berharga guna meminimalisir kerugian lebih lanjut.

Situasi ini menjadi peringatan serius akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di wilayah Halmahera Timur, terutama di daerah-daerah yang rawan terdampak banjir saat musim hujan.

Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga dalam langkah mitigasi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap tahun.

(Ickhy)

About jnews

Check Also

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang & Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

JNewstv.Com | Jakarta-Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII