J
Newstv.com | Tobelo Halut. Bencana alam banjir yang menimpa kabupaten halmahera utara, pada Sabtu 16/01/2021, mengakibatkat 813 Kepala keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 2359 jiwa harus diungsikan ketempat aman oleh tim SAR, BPBD dan TNI Polri.
Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kaban BPBD) Apner Manery mengatakan bahwa bencana banjir terjadi di tiga tempat yaitu di kecamatan galela selatan Desa Igobula,Desa Togawa, Desa Soakonora.
Untuk Kecamtan Galela Barat, Desa Roko, Desa Dokulamo, Desa Ngidiho Lokasi Perusahaan Pisang ( Pabrik Tapioka) dan Kecamatan Kao Barat, Desa Pitago, Desa Bailengit, Desa Soamaetek, Desa Parseba, Desa Tuguis, Dusun Mekar sari . sedangkan Kecamatan Loloda Utara Desa Ngajam.
Ape juga menambahkan bawa, jumlah jiwa yang terdampak sebanyak 813 KK dengan 2359 jiwa yang saat ini mengunsi sebagai berikut.
Desa Togawa 61 KK 285 Jiwa terdampak, Desa Dokulamo 4 KK 15 Jiwa, Desa Roko 313 KK 1016 Jiwa, Desa Soakonora 2 KK 11
Jiwa, Desa Pitago 45 KK 153 Jiwa,
Desa Bailengit 67 KK 294 Jiwa, Desa Soamaetek 30 KK 120 Jiwa,
Desa Parseba 115 KK 378 Jiwa, Desa Tuguis 136 KK 499 Jiwa, Dusun mekarsari 35 KK 87 Jiwa, Desa Ngajam 1 KK 5 Jiwa.
Untuk kerugian material
1 Unit Jembatan putus, 3 Rumah warga terbawah banjir, 2 Rumah rusak berat.
Kami di bantu oleh BASARNAS, TNI, Polri dan relawan mengevakuasi warga di dibeberapa tempat yang aman gedung sekolah SMP
Soamaetek, Sekolah SD Kai dan tenda pengungsi di perbatasan antara Desa Pitago dan Desa Kai. Desa Togawa di gedung Gereja, Paud dan gedung MTQ. Desa Roko di gedung gereja duma dan samuda.
Kami pastikan untuk penyediaan air bersih dan makanan masih cukup untuk warga pengungsi, baik di rumah ibadah, sekolah maupun tenda-tenda pengungsian,” Tutur Apner. (Roby)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita