
JNewstv.com | Ternate
Badan Intelejen Daerah Provinsi Maluku Utara (Binda Malut) kini kembali menyalurkan bantuan sosial berupa bahan sembako kepada warga Jemaat Gereja Protestan Maluku Utara (GPMU) Kota Ternate yang terdampak Covid-19 pada, Sabtu (30/5/2020).
Penyerahan dan penyaluran bantuan berupa Beras, Mie instan, Gula, Teh, Telur dan Kopi tersebut diserahkan oleh Almira Nata Wijata, M.A yang mewakili Binda Maluku Utara.
Almira menyampaikan bahwa bantuan sosial dari Binda Malut ini dalam rangka meminimalisir dampak wabah Covid-19 terhadap perekonomian warga kurang mampu. Dengan itu, penyaluran bantuan kali ini diuntukan kepada warga jemaat Gereja Protestan Imanuel yang ikut terdampak Covid- 19 di Kota Ternate.
Dirinya mengungkapkan bahwa dalam pendamping dan penyaluran bantuan sosial yang dilakukan akan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga wabah dapat teratasi. Selain itu, Binda Malut berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban ekonomi akibat penyebaran wabah Covid-19.
“Sekalipun dalam keadan ekonomi yang sulit, mari kita sama-sama tetap menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan lainnya dalam aktivitas setiap harinya,” himbaunya.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat Gereja Protestan Maluku Utara Imanuel Ternate, Pendeta Gloria Malaiholo, STh dalam kesempatan tersebut sangat berterima kasih kepada pihak Binda Malut atas bantuan sembako yang telah diberikan. Sekalipun selama penyebaran wabah covid- 19, aktivitas kegiatan ibadah di Gereja Prorestan Imanuel Ternate telah diberhentikan.
“Sesuai dengan anjuran dari Presiden RI. Tidak ada aktifitas lagi untuk membantu pencegahan penyebaran Covid- 19 di Ternate Malut,” katanya.
Dengan berhentinya aktivitas Gereja, dirinya menyebut pihak gereja tidak bisa membantu para jemaat karena kas untuk pemasukan Gereja telah berkurang. Sehingga berpengaruh pada santunan bantuan yang diberikan kepada warga Jemaat yang kurang mampu.
“Sebagai ketua bantuan tersebut nanti akan diteruskan kepada warga Jemaat yang terdampak Covid-19 sesuai dengan jemaat yang dianggap lebih berhak,” ungkapnya.(red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita