Jakarta, JNewstv.com —
Bupati Halmahera Tengah Ikram Sangadji menghadiri audiensi strategis bersama jajaran Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut (DJPRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Ruang Rapat Segoro Waseso, Gedung Mina Bahari II Lantai 15, Jakarta, Rabu (6/11/2025).
Audiensi ini menjadi langkah penting Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam membangun sinergi kebijakan pengelolaan ruang laut, terutama untuk menopang pertumbuhan pesat kawasan industri Teluk Weda.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh pejabat DJPRL dan dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Tengah bersama tim teknis pemerintah daerah. Suasana rapat berlangsung hangat dan konstruktif dengan fokus pembahasan pada pemanfaatan ruang kolom perairan, tata kelola wilayah pesisir, serta percepatan investasi di kawasan industri.

Dalam kesempatan itu, Bupati Halmahera Tengah menegaskan pentingnya harmonisasi kebijakan tata ruang laut dengan dinamika pembangunan ekonomi daerah. Ia menilai dukungan KKP menjadi faktor kunci agar percepatan investasi tetap beriringan dengan perlindungan ekosistem laut.
“Halmahera Tengah saat ini berada pada titik penting perkembangan ekonomi nasional melalui kawasan industri Teluk Weda. Karena itu, sinkronisasi data, perizinan, serta pemanfaatan ruang laut menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Bupati dalam sesi diskusi.
Bupati juga memaparkan profil daerah, potensi sumber daya laut, serta tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, mulai dari penyederhanaan layanan perizinan, peningkatan pengawasan ruang laut, hingga kebutuhan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung aktivitas masyarakat pesisir.
Pihak DJPRL menyambut baik inisiatif audiensi tersebut. Mereka menyampaikan komitmen untuk mendampingi Pemkab Halmahera Tengah dalam memperkuat tata kelola ruang laut, mencakup proses perizinan, pra-pendaftaran, pencatatan pemanfaatan ruang, hingga harmonisasi kebijakan antarinstansi.
Rapat kemudian ditutup dengan kesepakatan tindak lanjut, antara lain penyiapan data teknis, penguatan kajian pemanfaatan ruang, serta rencana pendampingan lanjutan oleh DJPRL. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi integrasi kebijakan kelautan dan pembangunan industri berkelanjutan di Teluk Weda.
Ilham Husen
JNewstv.com Berita Fakta & Realita