HALTENG, JNewstv.com – Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Ikram Malan Sangadji, mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan koordinasi berbasis data dalam upaya mencegah serta mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Halmahera Tengah, Selasa (20/10/2026), bertempat di Weda Seafood Cafe & Resto.
Dalam sambutannya, Bupati Ikram menegaskan bahwa pencegahan stunting merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Halmahera Tengah. Menurutnya, anak-anak harus mendapatkan asupan gizi yang cukup, pengasuhan yang baik, serta lingkungan yang sehat agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Pencegahan stunting merupakan bagian penting dari upaya kita membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Halmahera Tengah. Anak-anak perlu memperoleh asupan gizi yang cukup, pengasuhan yang baik, serta lingkungan yang sehat agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Ikram.
Ia menjelaskan, upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan hingga keluarga.
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada ibu hamil, bayi, dan anak-anak, terutama selama 1.000 hari pertama kehidupan, yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Periode tersebut menjadi fase penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Melalui program GENTING, Bupati Ikram mengajak berbagai pihak untuk bergotong royong menjadi orang tua asuh bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting. Dukungan yang diberikan diharapkan sesuai dengan kebutuhan keluarga penerima manfaat dan dikoordinasikan dengan petugas pendamping serta layanan kesehatan setempat.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah bersedia berpartisipasi sebagai orang tua asuh dalam program tersebut.
“Kepada Bapak dan Ibu yang telah bersedia menjadi orang tua asuh, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Kepedulian ini sangat berarti bagi keluarga penerima manfaat,” ungkapnya.
Ia turut mengajak pimpinan perbankan, pelaku dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen lainnya untuk mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Menurut Ikram, keterlibatan berbagai pihak diharapkan mampu membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasar anak, khususnya dalam aspek gizi, kesehatan, pengasuhan, dan kesejahteraan keluarga.
Selain mendorong partisipasi masyarakat, Bupati Ikram menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dan telah diverifikasi dalam menetapkan keluarga penerima manfaat.
Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait memastikan bahwa bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan, sehingga program GENTING dapat berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi keluarga yang membutuhkan.
“Perangkat daerah terkait harus memastikan penerima manfaat ditetapkan berdasarkan data yang telah diverifikasi. Pendampingan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan hasilnya dipantau agar bantuan benar-benar bermanfaat bagi keluarga,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar identitas serta kondisi keluarga penerima manfaat tetap dijaga kerahasiaannya. Pelaksanaan program harus mengedepankan penghormatan terhadap martabat keluarga, sekaligus memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran.
Bupati meminta agar setiap dukungan yang disalurkan dicatat dengan baik, kendala yang ditemukan di lapangan segera ditindaklanjuti, serta hasil pelaksanaan program dilaporkan secara berkala.
Pemantauan juga perlu melibatkan tenaga kesehatan, khususnya untuk memperhatikan kondisi kesehatan ibu dan perkembangan anak selama periode 1.000 hari pertama kehidupan.
Dalam arahannya, Ikram meminta DP2KBP3A Halteng memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta petugas pendamping agar pelaksanaan program pencegahan stunting berjalan selaras.
Ia menegaskan bahwa setiap perangkat daerah perlu menjalankan peran sesuai tugas dan fungsinya masing-masing untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Halmahera Tengah.
“Seluruh perangkat daerah harus mendukung pencegahan dan percepatan penurunan stunting sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar intervensi yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan keluarga,” jelasnya.
Menurutnya, program GENTING bukan sekadar gerakan pemberian bantuan, melainkan bentuk kepedulian bersama untuk mendampingi keluarga berisiko stunting. Peran orang tua asuh dalam program tersebut juga harus tetap menghormati kedudukan dan tanggung jawab orang tua kandung.
Bupati berharap kegiatan tersebut menghasilkan komitmen nyata dari seluruh pihak untuk mendampingi keluarga penerima manfaat secara berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa bantuan yang diberikan mampu memenuhi kebutuhan mereka.
“Mari kita wujudkan kepedulian ini melalui langkah nyata. Setiap dukungan yang tepat sasaran akan membantu keluarga memberikan awal kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak di Halmahera Tengah,” ajaknya.
Ia optimistis, melalui sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan, pemerintah kecamatan dan desa, serta partisipasi masyarakat, upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih optimal.
“Dengan kerja bersama, kita dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan anak-anak mereka dan mendukung terwujudnya generasi Halmahera Tengah yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala DP2KBP3A Halteng Munir Kamarullah, Kepala Dinas Kesehatan Halteng Aidin Abdurahman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Halteng Fatimah Hasyim, Kepala Dinas Pariwisata Halteng Muhammad Subhan Soamola, Kepala Dinas Sosial Halteng Yunus Achmad, Kepala Bagian Organisasi Jamrud Hamid, serta para peserta kegiatan.
Melalui pelaksanaan GENTING, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap kolaborasi lintas sektor semakin kuat, sehingga keluarga yang berisiko mengalami stunting memperoleh dukungan yang tepat, terarah, dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas kesehatan serta masa depan generasi daerah.
Ilham Husen
JNewstv.com Berita Fakta & Realita