
JNewstv.com | Halsel
Tim Satgas Covid-19, Desa Kupal, Kecamatan Bacan selatan, Halmahera Selatan(Halsel) lakukan pengawasan, dan memperketat jalur masuk transportasi laut untuk mengantisipasi penyebaran corona virus. Hal ini dikatakan oleh Nona Adnan, Pendamping Desa Kupal kepada Jnewstv.com. (29/04)
Nona Adnan mengatakan bahwa Tim Satgas Covid-19, Desa kupal, lakukan pengawasan, dan memperketat jalur masuk transportasi laut di dua pelabuhan yakni pelabuhan kapal dan pelabuhan speed boat. ” Kegiatan ini dilakukan di mulai pada pukul 10.00-02.00 wit (siang), itu merupakan intruksi dari kepala Desa untuk melakukan pengawasan terhadap aktifitas masyarakat, para buruh pelabuhan dan transportasi laut yang terus beraktifitas saat ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Tim gugus tugas lakukan pemeriksaan kepada para buruh di pelabuhan sebelum pulang ke rumah. ” Kami lakukan pemeriksaan suhu tubuh mereka dan memberikan masker, jangan sampai ada kontak sesama di pelabuhan dan tertular virus, ini akan lebih memperburuk situasi lagi, sehingga kami mengantisipasi lebih awal”. Jelas Nona.
Nona menerangkan bahwa penertiban juga dilakukan kepada warga Desa Kupal agar tetap memakai masker, Kemudian kami lanjutkan pemeriksaan suhu tubuh para penumpang di pelabuhan speed boat yang transit ke Kupal- Obi, dan menghimbau agar tetap memakai masker. ” Kami menekankan kepada penumpang dan warga sekitar agar tetap memakai masker, yang tidak pakai masker kami suruh pulang ambil masker,da kami juga lakukan pemeriksaan kartu tanda penduduk (Ktp) bagi penumpang yang transit ternate-kupal dan kupal ke Obi”, terangnya.
Lanjutnya, Untuk mempercepat penanganan virus tersebut, kami akan terus lakukan pemantauan dan pengawasan terhadap aktifitas masyarakat agar tetap menjaga jarak, memakai masker demi keselamatan kita bersama.
“Tim Satgas covid-19, Desa kKupal, akan terus bergerak melakukan pemantauan terhadap aktifitas masyarakat, sehingga virus ini tidak menyebar di kalangan masyarakat, kami juga akan berada di garda terdepan demi menjaga kesalamatan masyarakat, untuk memerangi corona virus tersebut”, tutup Nona. (Ardi)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita