Home / Jnews Malut / Kab. Halut / Dana Covid-19 Halut Sebesar 60,5 M Baru Terealisasi Kurang Lebih 35% Atau  Sebesar 20,9 M

Dana Covid-19 Halut Sebesar 60,5 M Baru Terealisasi Kurang Lebih 35% Atau  Sebesar 20,9 M

JNewstv.com | Tobelo. Realisasi Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19 Halut, Sebesar 60,5 Milyar, yang bersumber dari Dana Alokasi Kusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) , Dana Insentif Daerah (DID) ternyata baru berkisar 35% atau sebesar 20,9 Milyar.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Halut, Drs.Deky Tawaris. MM. Kepada sejumlah wartawan, Rabu 12/08/2020, Dikantor BPBD Halut, mengatakan bahwa pada tanggal 05/08/2020  Bupati Frans Manery, yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Halut,  menyampaikan laporan realisasi penanganan program Covid-19 yang disertai dengan realisasi penggunaan anggaran.

Dalam laporan yang di sampaikan Frans Manery, ada terdapat  11 item kegiatan yang di biayayai dari anggaran sebesar 60,5 Milyar dan sudah terealisasi sebesar 20,9 Milyar, dalam penaganan Covid-19, sampai dengan bulan Agustus ini.

Program kegiatan dimaksud antara lain;
1. Pelayanan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular.
2. Operasiona Kesehatan Penanganan Covid-19.
3. Pengadaan Sarana dan Prasarana Puskesma.
4. Pembangunan/Rehab  Ruang Isolasi Tekanan Negatif (RITN)
5. Pengadaan Alat Kesehatan Ruang Isolasi Tekanan Negatif (RITN)
6. Penanganan Karantina/Isolasi Mandiri dan Terpusat.
7. Penanganan Covid-19 Melalui Clinik Hohidiai.
8. Opersional 6 Posko Covid-19.
9. Operasional Satgas Covid-19
10. Pembagian Sembako Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19
11. Iuran Gratis PDAM.

Ke 11 program kegaiatan ini dibiayayai menggunakan anggaran Dana Alokasi Kusus (DAK),Dana Alokasi Umum (DAU) Dana Insentif Daerah (DID) Yang dipercayakan pengelolaannya kepada Dinas DPPKAD, DINKES, RSUD dan BPBD Halut.

“Jadi Realisasi Program kegiatan seiring dengan dengan realisasi anggran yang telah dipergunakan dalam membiayayai program” Ungkap Deky.

Jadi sekali lagi untuk diketahui bahwa Anggaran untuk penanganan Covid-19 Kabupaten Halmahera Utara sebesar 60,5 Milyar, dan yang sudah terealisasi sebesar  20,9 Milyar, untuk membiayai 11 item program di atas,” ini baru berjalan kurang kebih enam bulan sampai dengan Agustus 2020, dan Program Penanganan Covid-19 ini kan sampai dengan bulan Desember 2020. Itu berarti masih jalan.

Memang ada beberapa kendala dan sedikit mengalami keterlambatan, itu kucuran anggara nya melalui berbagai tahapan dan mekanisme sehingga dalam penanganan Covid-19 di halut, kita menyesuaikan dengan anggaran yang dikucurkan.

Disamping itu ada kegiatan yang bersumber dari Dana Desa, yang disalurkan melalui Tim Satgas Covid-19 di desa. Seperti penanganan Covid-19 didesa, pembagian sembako dan Bantuan Langsun Tunai (BLT).

Sementara untuk pengawasan dan pemeriksaan penggunaan anggaran Covid-19 Halut, kita melalui Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPK) (BPKP )
Yang akan melakukan pemeriksaan (Audit).

Sebagai pemerintah daerah, kaminselalu mengingatkan masyarakat untuk tetap pada protokol kesehatan, karena kita belum mengetahui kapan Covid-19 akan berakhir. (Roby)

About jnews

Check Also

Tembus Banjir Kini Desa Salube Punya ‘Jembatan Merah Putih Polri’ yang Megah

JNewstv.com | HALMAHERA UTARA – Jum’at 06 Maret 2026. Ingatkah Anda dengan sebuah video viral …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII