Home / Berita / Dini Hari di Weda, Polisi Cegat Pikap Bermuatan 62 Jeriken Pertamax Diduga Tanpa Izin

Dini Hari di Weda, Polisi Cegat Pikap Bermuatan 62 Jeriken Pertamax Diduga Tanpa Izin

HALTENG, JNewstv.com – Perjalanan sebuah mobil pikap hitam yang membawa puluhan jeriken berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax berakhir di tangan aparat kepolisian. Personel Polsek Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, mengamankan kendaraan tersebut pada Jumat dini hari, 24 Juli 2026, sekitar pukul 01.00 WIT.

Sebanyak 62 jeriken berkapasitas masing-masing 25 liter ditemukan berada di dalam kendaraan. Jika seluruh jeriken terisi penuh, jumlahnya mencapai sekitar 1.550 liter atau 1,55 kiloliter Pertamax.

BBM tersebut diduga diangkut tanpa dilengkapi dokumen atau perizinan yang dipersyaratkan. Polisi kini mendalami asal-usul BBM, pihak yang memerintahkan pengangkutan, hingga tujuan akhir distribusinya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan yang diamankan berupa Daihatsu Gran Max pikap warna hitam bernomor polisi DG 8023 AL. Mobil tersebut disebut bergerak dari Sofifi, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, menuju wilayah Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah.

Dicegat Dini Hari, Sopir dan Muatan Diamankan, Kapolsek Weda, IPTU Michael Chandra Lobiua, membenarkan adanya pengamanan kendaraan beserta muatan BBM tersebut. Penindakan dilakukan personel Polsek Weda melalui Pospol Moriala.

“Terduga bersama kendaraan dan BBM yang diangkut langsung diamankan ke Polsek Weda untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait pengangkutan BBM jenis Pertamax tersebut,” ujar IPTU Michael Chandra Lobiua.

Dalam pemeriksaan awal, polisi mengidentifikasi pengemudi bernama Anwar. Kepada petugas, sopir tersebut memberikan keterangan mengenai tujuan pengiriman puluhan jeriken Pertamax yang dibawanya.

“Dari keterangan sementara, yang bersangkutan mengaku BBM tersebut akan diantar ke Desa Lokulamo untuk diserahkan kepada pelaku usaha di Kecamatan Weda Tengah,” kata Kapolsek.

Keterangan tersebut kini menjadi salah satu pintu masuk penyelidikan. Polisi perlu menelusuri lebih jauh siapa pemilik BBM, dari mana puluhan jeriken Pertamax itu diperoleh, siapa pihak yang membiayai pengangkutan, serta siapa penerima barang di lokasi tujuan.

62 Jeriken Jadi Barang Bukti. Dari pemeriksaan awal, aparat mengamankan 62 jeriken berkapasitas 25 liter yang disebut berisi Pertamax. Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut BBM juga turut diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan.

Kasus ini kembali menyoroti aktivitas pengangkutan dan distribusi BBM dalam jumlah besar menuju kawasan Weda Tengah, daerah yang mengalami pertumbuhan aktivitas ekonomi cukup pesat.

Meski demikian, status hukum pengangkutan tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan dokumen dan penyelidikan aparat. Polisi perlu memastikan apakah kegiatan itu memang tidak memiliki izin yang diwajibkan serta menentukan ketentuan hukum yang dapat diterapkan.

Pengungkapan tersebut sekaligus menjadi peringatan bahwa distribusi BBM tidak dapat dilakukan sembarangan. Pengangkutan dalam jumlah besar harus memperhatikan ketentuan perizinan, keselamatan pengangkutan bahan mudah terbakar, serta aturan mengenai kegiatan usaha hilir minyak dan gas bumi.

Hingga berita ini diterbitkan, Anwar masih disebut sebagai terduga dan belum dapat dinyatakan bersalah sebelum adanya proses hukum serta putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Polsek Weda masih melakukan pendalaman untuk mengungkap apakah pengangkutan 62 jeriken Pertamax tersebut merupakan aktivitas perorangan atau memiliki keterkaitan dengan jaringan distribusi dan pelaku usaha tertentu di wilayah Weda Tengah.

Ilham Husen

About jnews

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII