Home / Berita / Direktorat Metrologi Siap Dijadikan Laboratorium Uji Meter Kadar Air Biji Kopi

Direktorat Metrologi Siap Dijadikan Laboratorium Uji Meter Kadar Air Biji Kopi

JNewstv.com | JAKARTA, Direktorat Metrologi Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan menyatakan kesiapannya dijadikan Laboratorium Pengujian Meter Kadar Air bagi kualitas biji kopi yang dihasilkan petani, pengusaha, pemilik kedai, Barista hingga kalangan akademisi. Hal ini dikatakan Direktur Metrologi, Rusmin Amin, dalam Webinar diikuti 850 peserta terkait Hari Kopi Sedunia pada Kamis (01/10) kemarin.

Dirut Rusmin Amin mengatakan METR-ic (Metrologi Information Center) yang dimiliki Direktorat Metrologi Dirjen PKTN Kemendag ini bisa menjadi pusat layanan Kemetrologian, bukan hanya untuk mengembangkan teknologi pengukuran tetapi juga memastikan alat ukur yang digunakan dalam pengolahan kopi sudah tepat & benar. ” Untuk itulah saya (Dirut Rusmin) mengajak pemilik Rumah Kopi Nusantara, Abdul Rochim, dan Ayu Siti Maryam selaku Indonesia Trade Promotion Center Sydney, bersama memanfaatkan METR-ic dalam meningkatkan kualitas kopi nasional berskala dunia,” ujarnya.

Sementara itu Ayu Siti Maryam, tren anjlok ekspor kopi Nusantara terutama Australia dalam dua (2) tahun terakhir bersebab penurunan kualitas. ” Nilai ekspor 2017 sebesar 22,2 juta dolar AS menurun menjadi 10,7 juta dolar AS pada 2019.Untuk itu diperlukan kerja ekstra bagi stakeholder kopi untuk lebih meningkatkan mutu karena Australia sangat concern soal satu itu,” ucapnya.

Sedangkan Abdul Rochim mengakui kualitas kopi ditentukan alat ukur yang tepat & benar mulai penanaman (farming), pematangan (roasting) & brewing, hingga terhidang di cangkir. “Selama ini kita tidak menyadari bagaimana akurasi pengukuran memengaruhi cita rasa kopi itu sendiri,” ujar Erik, panggilan akrab Abdul Rochim.

Komponen mutu ditempat terpisah Dirjen Perlindungan Konsumen & Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Veri Anggrijono, mengingatkan bahwa metrologi & standardisasi itu salah satu komponen infrastruktur mutu yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan ekspor nonmigas nasional.
“Ke depan, kami akan kembangkan sistem ketertelusuran untuk mendukung komoditi agrikultur nasional sehingga memiliki nilai tambah yang pada gilirannya mendukung ketahanan pangan,” ujar Dirjen Veri Anggrijono.

Alasannya, Direktorat Metrologi bersama kepala daerah bekerjasamanya dioptimalkan dalam mendukung sentra-sentra produksi komoditas kopi atau bahkan hasil kebun lainnya melalui pengukuran, penakaran, dan penimbangan yang tepat. (Harun)

About Redaktur

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII