Home / Berita / Dirjen Veri Akui Kemendag Genjot Transaksi Digital Pasar Rakyat Bersinergi Melek Metrologi

Dirjen Veri Akui Kemendag Genjot Transaksi Digital Pasar Rakyat Bersinergi Melek Metrologi

JNewstv.com | JAKARTA

Kementerian Perdagangan menggenjot transaksi digital pelaku UMKM di pasar rakyat bersinergi dengan program Masyarakat Melek Metrologi sebagai upaya percepatan kembalinya ekonomi lokal sekaligus pemulihan ekonomi nasional.

“Pemahaman hak & kewajiban konsumen yang cerdas berdaya terkait metrologi legal akan tercipta perlindungan konsumen dan tertib ukur sekaligus mendorong pelaku usaha yang bertanggung jawab,” ujar Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Veri Anggrijono usai mendampingi Mendag Zulkifli Hasan di Serang, Banten, Kamis (28/7).

Dirjen Veri menjelaskan ketahanan pangan & stabilisasi harga, menjaga keseimbangan neraca perdagangan, serta memfasilitasi pembangunan/revitalisasi pasar rakyat termasuk meningkatkan transaksi perdagangan, merupakan tugas Kemendag.

Kemendag tahun ini menargetkan percepatan digitalisasi 1.000 pasar rakyat & 1.000.000 pelaku usaha mikro, kecil, & menengah seluruh Indonesia. Sementara survei pemahaman masyarakat terhadap metrologi legal di 514 kabupaten/kota di 34 provinsi pada 2021 menghasilkan tingkat pengetahuan masyarakat masih level sebatas mengetahui, belum mengerti, dan peduli terhadap ukuran, takaran, serta timbangan pada saat melakukan transaksi perdagangan.

Sementara Direktur Metrologi Ditjen PKTN, Matheus Hendro Purnomo, menyatakan Program 3M bertujuan mempromosikan metrologi & menumbuhkembangkan budaya tertib ukur kepada masyarakat sampai tingkat konsumen cerdas berdaya.

“Gerakan 3M ini diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap ukuran, takaran, dan timbangan khususnya dalam transaksi perdagangan,” ujar Direktur Hendro. “Sesuai amanat UU nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal dan UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.”

Dicontohkannya, Kemendag telah menggelar Olimpiade Metrologi Nasional 2022 tingkat SMP/ Madrasah Tsanawiyah sederajat diikuti 312 orang dari 137 SMP/MTs dari 57 kabupaten/ kota di Bandung dalam rangka memperingati Hari Metrologi Sedunia 2022.

Kemendag juga mencatat sepanjang 2010-2019 telah membentuk 54 Daerah Tertib Ukur (DTU) atau sekitar 10,5 persen dari 514 kabupaten/kota. Sedangkan Pasar Tertib Ukur (PTU) terbentuk 1.621 pasar di 34 provinsi atau sekitar 9,99 % dari 16.213 pasar di Indonesia. Disusul telah melatih 421 juru timbang, takar & ukur yang disebar ke 107 kabupaten/kota.

Bangun Seimbang
Sementara Mendag Zulkifli Hasan, mengisyaratkan akselerasi transformasi digitalisasi pasar rakyat dengan 64 juta pelaku UMKM bersinergi Program 3M mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Kita perlu menjaga optimisme kebangkitan ekonomi pascapandemi,” ujar Menteri Zulhas usai membuka Pasar Sentra Hasil Bumi dan Produk Usaha UMKM serta Gerakan Masyarakat Melek Metrologi di Kabupaten Serang, Banten, Kamis (28/7). “Hanya saja, jangan sampai digitalisasi pasar ini berimbas pada tutupnya pasar konvensional. Artinya, ekosistem daring dibangun dan ekosistem luring dikembangkan, secara seimbang.”

Pembukaan pasar sentra hasil bumi & produk UMKM serta Gerakan 3M di Kabupaten Serang dihadiri Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Wabup Pandji Tirtayasa, Plt Dirjen PDN Kemendag Syailendra & Dirjen PKTN, Veri Anggrijono. (Nanda/Red)

About Redaktur

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII