Ternate Jnewstv.com – Ditresnarkoba Polda Maluku Utata dan jajarannya berhasil mengungkap sebanyak 14 kasus dan menahan 9 tersangka dalam periode bulan Januari – Februari 2019 tahun ini Hal ini dikatakan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Utara, Kombes Pol Mirzal Alwi saat Prees Realese di ruang posko Polda Malut lantai 2. (05/03/19).
Kombes Pol Mirzal Alwi mengatakan bahwa pihaknya pada periode bulan Januari – Februari 2019 telah berhasil mengungkap 14 kasus tindak pidana narkoba yang terdiri dari Ditresnarkoba Polda Malut ada 9 kasus, Polres Ternate 3 kasus dan Polres Tidore 1 kasus.
” Untuk Ditresnarkoba Polda Malut pada bulan Januari mengungkap 5 kasus dan Februari ada 4 kasus,sedangkan untuk Polres Ternate pada bulan Februari ada 3 kasus dan untuk Polres Tidore 1 kasus,” paparnya.
Diresnarkoba menjelaskan bahwa pihaknya dalam kasus tersebut menyita barang bukti (BB) pada periode bulan Januari – February 2019, totalnya adalah sabu sebanyak 7.43 gram, tembakau gorila seberat 25,48 gram, ganja 317,67 gram.
“Pada bulan Januari 2019, kami menyita barang bukti berupa sabu sebanyak 5.56 gram yang terdiri dari Polda Malut 3.6 gram dan Polres Morotai 1.96 gram, tembakau gorila seberat 25,48 gram sedangkan pada bulan Februari 2019 kami menyita 1,87 gram sabu dan ganja berjumlah 317,67 gram,” jelas Kombes Pol Mirzal Alwi di dampingi oleh Kabid Humas Polda Malut AKBP Hendri Badar.
Kombes Pol Alwi juga menerangkan tentang tingkat pengungkapan pada bulan Januari – Februari 2019 ini menurun dari pada bulan yang sama di tahun 2018 lalu.
“Pada tahun 2018 lalu pengungkapan kasus di Polda Malut pada periode bulan Januari sebanyak 18 kasus dan barang bukti yang di sita berupa ganja seberat 859 gram, sabu sebanyak 6,97 gram,” terangnya.
Lanjutnya, sedangkan untuk periode Februari 2018 pihaknya mengungkap sebanyak 20 kasus dan jumlah tersangka yang di tahan sebanyak 25 orang.
“Untuk wilayah pengungkapan kasus yang paling banyak di Kota Ternate yaitu di Kelurahan Tanah Tinggi 2 kasus, dan kelurahan lainnya yg ada di Kota Ternate masing – masing 1 kasus, sedangkan untuk di wilayah Tidore Kepulauan (Tikep) di ungkap sebanyak 1 kasus di daerah Gurabati dan di Pulau Morotai juga satu kasus yaitu di daerah Kampung Todong,” tutupnya. (ASM)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita