JNewstv.com | Sofifi-Tikep. Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara (Malut) adakan kegiatan Diversifikasi Konsumsi Pangan lokal, dalam rangka memperingati hari ulang tahun Provinsi Maluku Utara ke 21. Hal ini dikatakan kadis Pangan Malut, Sri Haryanti Hatari kepada JNewstv.com. (09/10/2020)
Kadis Sri mengatakan pihaknya melakukan gerakan dalam bentuk dukungan terhadap pangan lokal selain beras. Sebab, Maluku Utara memiliki berbagai sumber karbohidrat lain yang bisa dimanfaatkan serta dikonsumsi, bahkan bisa dijadikan sebagai sumber ekonomi masyarakat. ” Diversifikasi Makanan yang kita konsumsi bukan hanya dengan beras, akan tetapi sagu, ubi batang, ubi jalar sehingga kita coba dorong hari ini untuk di budidayakan untuk bahan pangan sehari – hari, ” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa Kita harus yakin diversifikasi makanan lokal adalah bagian yang menjanjikan untuk bisa dibudidayakan oleh masyarakat lokal yang ada. Bahkan, menjadi sesuatu ruang bagi skala ekonomi yang terus bisa berputar dalam situasi apapun khususnya dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini. ” Pangan lokal bisa menjadi solusi tantangan kehidupan, termasuk dalam menghadapi COVID-19. Bahkan, di tengah pandemi, stok pangan di Maluku Utara masih stabil dan tersedia, maka dari itu yang pasti dampak ekonomi yang ada adalah pangan lokal yang mesti kita dorong demi masyarakat Maluku Utara,” ujar Kadis.
Lebih lanjut, Sri Haryanti menerangkan pangan menjadi sektor yang pasti dibutuhkan oleh semua orang sehingga bisa menjadi penyangga ekonomi. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat agar bisa bertani menanam pangan lokal di pekarangan rumah maupun di lahan kebun. ” Dalam rangka HUT ke -21 Provinsi Malut ini Dinas Pangan juga mengadakan kegiatan seperti jalan santai dan senam sehat bahkan ada acara yang di lakukan seperti anyaman ketupat dan buat pupeda yang diikutsertakan dalam acara tersebut melibatkan semua OPD Malut, yang pada prinsipnya semangat kebersamaan dalam meningkatkan budidaya menanam pangan lokal,” tutupnya. (Kemal Swedya)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita