Home / Berita / GAMKI HALUT KECAM PERNYATAAN KADIS PERINDAG KOTA TERNATE YANG DINILAI DISKRIMINASI TERHADAP SUKU TOBELO DALAM VIDIO VIRAL DIMEDIA SOSIAL

GAMKI HALUT KECAM PERNYATAAN KADIS PERINDAG KOTA TERNATE YANG DINILAI DISKRIMINASI TERHADAP SUKU TOBELO DALAM VIDIO VIRAL DIMEDIA SOSIAL

JNewstv.com | Tobelo Halut. Pernyataan Kepala Dinas Perindakop Kota Ternate yang viral karna menyudutkan salah satu suku tertentu dalam hal ini Suku Tobelo dalam video berdurasi 15 detik merupakan sebuah pernyataan rasis dan sangat diskriminatif. Hal ini disampaikan ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sudarmin Paliema. Senin 29/05/2023.

Menurutnya apa yang disampaikan oleh Kadia Perindag Kota Ternate Muchlis Djumadil, melanggar UU sebagaimana diatur dalam UU no 40 tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi, Ras dan Etnis dan juga diatur dalam KUHP pasal 156 yang berkonsekuensi hukum. Dalam video yang beredar viral, Kadis Perindag memerahi pedagang yang menempati kawasan pusat kuliner di belakang Jatiland Mall, Kadis menyinggung dengan memarahi pedagang yang berasal dari Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, ” Video ini kemudian mendapat kecaman keras dari GAMKI Halmahera Utara.”

Lanjut Sudarmin, Jadi kami melihat bahwa pernyataan ini sangat tidak humanis, harusnya beliau sebagai pejabat publik beliau menyampaikan hal hal yang sifatnya akomodatif bukannya membuat sekat satu dengan yang lain, apalagi ini soal bagaimana masyarakat berupaya untuk bukan sekedar mempertahankan hidup tapi juga membiayai anak anak sekolah dan kuliah. Harusnya beliau fasilitasi bukan sebaliknya melarang, jadi kami merasa tersinggung dan terganggu dengan pernyataan yang dilontarkan seperti itu.

Saya juga mengajak kepada pak kadis untuk studi ke Halmahera Utara ( Tobelo dan sekitarnya) bagaimana memberikan kesempatan kepada warga masyarakat yang tidak ber KTP HALMAHERA UTARA ada banyak suku suku dari Luar Tobelo, Galela dan sekitarnya yang berjualan di Desa desa yang ada di HALUT.

Tidak ada pelarangan bagi mereka yang ber KTP dari luar untuk melakukan aktifitas malah kami fasilitasi dengan memberikan tempat kepada mereka untuk berdagang karena kami sadar bahwa dalam hukum Ekonomi hal yang paling prinsip adalah persaingan dan juga tidak ada aturan dalam konstitusi kita yang melarang untuk orang berjualan di daerah mana di Indonesia.

Kami berharap kepada walikota Ternate agar jangan hanya menonjobkan sementara tapi berhentikan dia dari jabatannya secara permanen, karna pejabat yamg model ini hanya membuat nama baik pak walikota dan daerah tercoreng padahal kita tau paak walikota adalah sosok atau figur yang ramah dan sangat akomodatif bagi semua kalangan. Saya juga berterima kasih kepada sudara sudara yang tergabung dalam AMPP TOGAMALOKA dan Forkot TOBELO serta semua elemen prihatin terhadap problem ini yang ada di Ternate atas respon cepat dan atensinya.

Roby

About jnews

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII