Home / Berita / GERAKAN ANGKATAN MUDA KRISTEN INDONESIA MINTA PERSOALAN BUPATI DAN GMKI DIATUR MELALUI JALUR DAMAI

GERAKAN ANGKATAN MUDA KRISTEN INDONESIA MINTA PERSOALAN BUPATI DAN GMKI DIATUR MELALUI JALUR DAMAI

JNewstv.com | Halmahera Utara. Tobelo — Menyikapi permasalahan antara Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dengan Bupati Halut Frans Manery yang sempat viral di berbagai media sosial maupun elektronik (TV) dan bahkan sudah menjadi konsumsi publik diseantero insonesia membuat ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sudarmin Paliema angkat bicara.

Menurutnya kedua bela pihak untuk menghentikan segala ciutan di berbagai media dan mencari jalan keluar untuk sama sama berdamai,” Hal ini disampaikan Sudarmin. Sabtu 08-06-2024.

Sikap kami ini bukan tanpa alasan dan kajian GAMKI adalah organisasi yang juga mengutuk tindakan Pak Bupati ketika menyerang masa aksi dengan parang, karena menyangkut etika pejabat publik saat menghadapi aksi.

Akan tetapi kami melihat sekarang ini , bahwa ada intervensi dari berbagai pihak dan terutama persoalan sudah dipolitisasi
dimanfaatkan oleh kelompok kelompok tertentu yang bertujuan memecah belah Umat, apalagi menjelang momentum tahun politik ini.

Karna itu untuk minimalisir agar hal-hal yang dikuatirkan tidak terjadi kedepan maka GAMKI menawarkan konklusi Damai.
Memamg kita tau bahwa masing masing pihak baik GMKI maupun Bupati Halut telah mengambil langkah hukum dan itu kita hormati, tapi kami GAMKI menyarankan agar ini disudahi.

Lanjutnya, kita harus fokus pada kepentingan yang lebih besar, kepentingan umat dan masyarakat Halut. Dimana hak hak ASN harus terus diperjuangkan, Siltap desa harus dibayar, TPP pengawai , honor Nakes , kita harus fokus pada tujuan itu, tidak semata pada persoalan hukum ini. Karna jika
ini menjadi fokus kita maka, energi kita akan terkuras disitu dan dasar perjuangan awal akan mengalami kebuntuan.

Jadi sekali lagi, GAMKI HALUT menyarankan agar kedua bile pihak legowo dan bisa duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai. (Roby)

“Mediasi Damai sudah harus cepat dilakukan jangan berlarut karna ini sudah di politisasi oleh kelompok kelompk tertentu dan memecah belah umat” Tutup Sudarmin.

About jnews

Check Also

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang & Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

JNewstv.Com | Jakarta-Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII