Home / Berita / Ini Tanggapan Ketua FPII Halteng Akibat Sering Berulah Bakar Ban Bekas Area PT IWIP, Hobi Cemari Lingkungan

Ini Tanggapan Ketua FPII Halteng Akibat Sering Berulah Bakar Ban Bekas Area PT IWIP, Hobi Cemari Lingkungan

HALTENG, JNewstv.com — Menuai sorotan pemerhati informasi publik Ilham Husen  terkait kebakaran terjadi di area perusahaan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin 31 Agustus 2026 sekitar pukul 05.00 WIT.

PT IWIP yang sering membuat gaduh dan masalah tentang lingkungan merupakan kebiasaan buruk yang sering dilakukan menuai tanggapan ketua FPII Halteng Ilham Husen menilai pihak PT IWIP tertutup terkait informasi untuk publik, wartawan dan berbagai informasi hanya bagian dari rencana dan skenario yang diatur oleh PT IWIP untuk melindungi kepentingan dan meraup keuntungan lebih banyak dan besar dengan mengabaikan kesehatan dan keselamatan masyarakat dan anak negeri fagogoru di korbankan untuk regenerasi beberapa tahun kedepan akan musnah, karna menutupi informasi dari publik dan pemerintah daerah.

Perbuatan yang di sengaja dengan melakukan pembakaran ban tersebut merupakan informasi yang sering disembunyikan dari publik dari sejumlah tumpukan ban bekas yang ditampung di dalam kawasan perusahaan. Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap persoalan lingkungan di sekitar kawasan industri PT IWIP.

Ketua Forum Pers Independent Indonesia
Halmahera Tengah, Ilham Husen, menilai kebakaran tumpukan ban bekas tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan internal perusahaan semata, mengingat asap dari kebakaran berpotensi berdampak terhadap kualitas udara di wilayah sekitar, .

Menurut Ilham, pemerintah daerah bersama instansi teknis perlu segera memastikan dampak yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut, terutama terhadap lingkungan dan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri.

“PT IWIP sudah memberikan banyak abu-abu perusahaan,sekarang perusahaan kembali memberikan pencemaran lingkungan udara,” kata Ilham.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah segera meminta penjelasan resmi dari pihak PT IWIP terkait kebakaran tersebut dan memberikan ruang kepada awak media untuk memberikan informasi secara terbuka, bukan hanya wartawan dan media yang sudah di atur kerjasama atau dibayar oleh PT IWIP untuk tutup mulut dari perbuatan curang dan jahat mereka untuk meraup keuntungan lebih besar.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengetahui secara jelas penyebab kebakaran, luas area yang terdampak, material yang terbakar, serta langkah penanganan yang dilakukan perusahaan untuk mencegah dampak lingkungan lebih luas.

“Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah segera menanyakan kepastian terkait kebakaran ban yang terjadi kepada pihak perusahaan PT IWIP,” ujarnya.

Ilham juga mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah untuk memberikan informasi secara benar dan fakta, jangan di tutup tutupi kepada masyarakat karna terkesan sudah di suap, karna tidak hanya menunggu laporan dari perusahaan, tetapi turun langsung melakukan pemeriksaan kondisi lingkungan, khususnya kualitas udara di wilayah yang berdekatan dengan kawasan industri.

Ia menyebut khsusnya sejumlah desa transmigrasi yang perlu menjadi perhatian, di antaranya Desa Lokulamo, Desa Waikob, Desa Waijaran dan Desa Kulojaya

“Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Tengah harus secepatnya melihat kondisi lingkungan udara di wilayah sekitar perusahaan yang tersebar di beberapa desa, seperti Desa Lelilef, Sagea dan Lokulamo,” tegasnya.

Ilham menilai jangan lalai dan keenakan, segera kerja lakukan pemeriksaan kualitas udara penting dilakukan untuk memastikan apakah asap dari kebakaran tersebut menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat dan dipublikasikan lewat media bersama wartawan.

Apalagi, kebakaran terjadi pada material berupa ban bekas yang ketika terbakar dapat menghasilkan asap dan emisi yang perlu mendapat penanganan serius.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah tidak berhenti pada upaya pemadaman api, tetapi juga memastikan adanya pemeriksaan lingkungan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai dampak kebakaran tersebut.

Ilham Husen

About jnews

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII