JNewstv.com | Halsel. Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tawa Kasiruta (IPPMTK) lakukan aksi demo untuk mendesak pemerintah kabupaten Halamahera Selatan (Pemkab Halsel) untuk segera mencopot Bahtair Hi Hakim dari jabatan Kepala desa (kades) Tawa Kasiruta karena tidak mampu membawa aspirasi masyarakat. Hal ini dikatakan oleh koordinator lapangan (Koorlap) M Ridah Sahamrin kepada JNewstv com. (29/07/2020)
M Ridah Sahamrin mengatakan bahwa gerakan pemuda dan mahasiswa adalah sentrum revolusi bangsa,gerakan yang lahir dari rakyat adalah bentuk keresahan dan kekecewaan terhadap rezim yang berhianat pada rakyat. “Akhir-akhir ini terjadi rentetan masalah di kabupaten Halmahera Selatan, spesifikasi pada persoalan pemerintah desa yang tidak mampu membawa aspirasi masyarakat dan hal itu terjadi di desa Tawa, Kecamatan Kasiruta Timur”.
” IPPMTK dan masyarakat desa Tawa hadir karena realitas dan kondisi sosial yang rancu, sehingga menuntut dan mengetuk keras agar kades Tawa, Bahtir Hi Hakim di Nonaktifkan dari jabatannya,karena selama menjabat sebagai kepala desa tidak transparan soal Pengunaan Angaran Dana Desa,dan di Duga telah menyalahgunakan Dana Desa mulai Tahun Anggaran 2017,2018 sampai 2019,” paparnya.
Ia menjelaskan bahwa masalah terkait dengan BUMDES,selama ini tidak ada pengelolaan di lapangan (Desa)namun dimuat dalam setiap laporan pertanggung jawaban,Tim audit dari inspektorat yang Turun ke desa Tawa,namun hasilnya hingga kini tidak ada proses selanjutannya dan jika ada temuan setidaknya ada proses.jika di lihat dari Realisasi di lapangan (desa)banyak ketimpangan di desa, mulai dari pembangunan yang tidak sesuai dengan Anggaran dan masih bermasalah di desa.
” Kami berharap pada Bupati Halmahera Selatan agar segera mencopot Bahtiar Hi Hakim dari kepala desa Tawa,” tutup M Ridah Sahamrin.
Sementara itu Kades Tawa, Bahtiar Hi Hakim saat di hubungi Jnewstv via telopon untuk meminta keterangan soal ini namun tidak Aktif. (IM)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita