
JNewstv.com | Ternate
Kadis Dukcapil,Rukmini akui petugas perekaman E-KTP yang ada di kantor Dinas Penduduk dan catatan sipil Kota Ternate tidak mau melayani warga yang memohon perekaman jika tidak ada baju pelindung kesehatan.Hal ini dikatakan olehnya saat di konfirmasi melalui HP dengan adanya penundaan perekaman.(11/06/2020)
Kadis Dukcapil Kota Ternate,Rukmini mengatakan bahwa petugas tidak mau melayani pemohon untuk perekaman E- KTP karena kondisi penyebaran covid -19 di Kota Ternate,transmisi lokal agak tinggi atau penyebarannya cepat sekali,sehingga petugas takut terkena atau menyebarkan virus corona.
” Saat ini tidak ada jaminan tentang virus corona tidak berbahaya, sehingga petugas kami takut melakukan pelayanan perekaman karena akan berhubungan atau bersentuhan langsug dengan warga yang memohon perekaman,” katanya.
Kadis Rukmini menjeaskan saat ini pihaknya sedang pesan APD namun saat ini petugas perekaman sedang mencari cara bagaimana alat rekam untuk sidik jari warga yang mana dibutuhkan aktivasi oleh petugas dengan dua kali sidik jari petugas tampa sarung tangan.
” Jika pemohon ada 50 orang saja,maka aktivikasi petugas yang memakai pasword dengan sidik jarinya sebanyak100 kali tampa sarung tangan,”jelasnya.
Ia menerangkan bahwa petugas perekaman pasti kontak langsung dengan pemohon, yang bermasalah ada di layar kaca untuk perekaman sidik jari yang tidak bisa dibersihkan dengan alkohol.
” Saat ini dirinya sedang berkonsultasi dengan kadis – kadis Dukcapil lainnya bagaimana cara pelayanan perekaman E- KTP dimasa pandemi di kotaTernate,karena saya mencoba mengamankan petugas perekaman jangan sampai tertular atau menyebarkan virus corona kepada warga yang memohon perekaman,’ terang Rukmini.(Tim)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita