Ternate Jnewstv.com Keberadaan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) pasca kegiatan Karnaval Merah Putih di Pantai Army Dock, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Moroti, Provinsi Maluku Utara (Malut) masih terus diselidiki Kepolisian Daerah (Polda) Malut.
Tim utusan Kapolda Maluku Utara (Malut) yang berangkat ke Jakarta untuk mengecek keberadaan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) hingga saat ini masih belum menemukan keberadaan yayasan sebagaimana dalam alamat yang tercantum paparnya.
Hal ini disampaikan Kapolda Malut, Brigjen (Pol) Suroto saat dikonfirmasi wartawan Jnewstv.com usai memberikan penjelasan kepada ratusan massa yang melakukan aksi Bela Aqidah Islam, Jumat (1/3/2019) bertempat di depan mesjid raya Al-Munawar Ternate.
Kapolda menambahkan, untuk melacak keberadaan yayasan tersebut, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya sehingga permasalahan ini bisa jelas dan terang.
“Setelah anggota ke Jakarta untuk mengecek Yayasan BSN sesuai dengan alamat yang ada ternyata tidak ada, dan ini menandakan bahwa orang itu tidak bertanggungjawab, tapi kami tetap mencari dibantu oleh teman-teman dari Polda Metro,” tegasnya seraya menyampaikan akan tetap mencari keberadaan mereka ucapnya.
Kapolda menghimbau kepada seluruh masyarakat di Malut untuk jangan di provokasi dan mengadu domba oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, karena setelah kegiatan dilaksanakan masyarakat akan menjadi korban.
“Kita sama-sama jaga diri dan saling menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak termakan dengan tindakan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, tegasnya.
Kapolda menegaskan, dalam kasus ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi baik di Morotai dengan jumlah kurang lebih 20 orang, Ternate 15 orang, dan Kota Tidore Kepulaun (Tikep) 10 orang.
“Kita periksa mulai dari Diknas dan orang-orang hingga mengetahui proses masuknya mereka ke sini, sehingga kami bisa mendapat gambaran dalam masalah ini, karena penyelidikan tidak bisa dilakukan sepotong-sepotong, pemeriksaan saksi ini masih terus berjalan sampai titik kebenarannya tutupnya (ilon).
JNewstv.com Berita Fakta & Realita