JNewstv.com | Maluku Utara. Tidore – Polemik baru mencuat di Desa Mare Gam, Pulau Mare, Kota Tidore Kepulauan, setelah Kepala Desa (Kades) setempat diduga mengancam masyarakat dengan potensi penggelapan dana jika mereka tidak mendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota Tidore Kepulauan, pasangan AMAN. Minggu (29/09/24).
Salah satu warga Desa Mare Gam, Umar, membenarkan bahwa Kades Mare Gam telah menekan masyarakat untuk mendukung pasangan AMAN dalam Pilkada Tidore Kepulauan tahun 2024. Menurut Umar, ancaman tersebut berkaitan dengan dana pemasangan meteran lampu di desa, yang bersumber dari pihak ketiga dan sumbangan masyarakat.
“Kita harus kase menang merah (pasangan AMAN), kalau merah kalah, ngoni punya uang itu hangus,” ujar Umar, menirukan ancaman yang disampaikan oleh Kades Mare Gam.
Dana yang dimaksud, menurut Umar, berasal dari bantuan pihak ketiga sebesar Rp 80 juta, serta sumbangan dari warga sebesar Rp 1,2 juta per rumah. Total sekitar 100 rumah di Desa Mare Gam telah menyerahkan dana tersebut kepada kepala desa untuk digunakan dalam pemasangan lampu di desa mereka.
“Torang kumpul per rumah itu Rp 1,2 juta, tambah yang dari pihak ketiga itu Rp 80 juta. Ada sekitar 100 rumah di desa kita yang ikut serta,” jelas Umar lebih lanjut.
Ancaman tersebut memicu keresahan di kalangan warga, yang merasa Kades Mare Gam tidak menjalankan tugasnya sebagai pemimpin dengan benar. Warga menganggap tindakan ini sebagai bentuk pemaksaan yang tidak etis dan mencoreng nilai demokrasi dalam pemilihan kepala daerah.
“Ini tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin. Seharusnya kepala desa menjadi teladan bagi masyarakat, bukan malah menebar ancaman,” ujar seorang warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kades Mare Gam terkait dugaan ancaman dan penggelapan dana masyarakat ini. Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut integritas seorang pemimpin desa dan hak masyarakat untuk memilih secara bebas tanpa paksaan.
Penulis: Ibrahim Yusuf
Editor: Tim Investigasi JNewstv
JNewstv.com Berita Fakta & Realita