JNewstv.com | Tobelo.
Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery, mencanangkan pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang berlokasi di Desa Kali Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah, kabupateh Halmahera Utara, Propinsi maluku utara, Rabu 31/07.
Abdullah ST, selaku PPK rumah Swadaya, yang mewakili Kepala Satuan Kerja non vertikal provinsi Maluku Utara menyampaikan bahwa, ini merupakan salah satu program pemerintah pusat, dalam bentuk hunian vertikal atau rumah bertingkat, yang pembangunanya bertujuan untuk menjadikan salah satu alternatif pemerintah dalam memecahkan permasalahan akan kebutuhan perumahan dan pemukiman.
Dengan menggunakan lahan yang sangat minimal mungkin yang diperuntukan bagi masyarakat perkotaan yang tergolong berpenghasilan rendah, atau masyarakat menengah ke bawah guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat itu sendiri. Ini untuk pertama kali kabupaten Halamhera Utara, memiliki rusunawa untuk masyarakat perkotaan.
Rumah susun ini di lengkapi dengan 1 unit tower dengan 42 ruang hunian atau 42 kamar, 1 sarana ibadah kemudian ada 2 ruang pengelola atau ruang serba guna dengan di lengkapi fasilitas air bersih baik dari sumur bor dan PDAM, listrik dan lahan parkir, di lengkapi pula dengan kelengkapan dalam kamar seperti sofa, meja tamu, meja makan, dan 3 kursi makan dan juga tempat tidur susun atau bertingkat serta tempat tidur utama dan 2 lemari.
Luas lahan yang di siapkan sekitar 1 hektar yang merupakan tanah milik pemerintah kabupaten Halmahera Utara dengan rencana luas bangunan 812 meter persegi dengan jumlah lantai sebanyak 3 lantai berlokasi di desa Kalipitu kec. Tobelo Tengah, dengan target pencapaian 6 bulan.
Bupati, dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena lewat pemerintah pusat telah melihat kepentingan masyarakat akan kebutuhan perumahan yang layak bagi masyarakat menengah kebawa.
Untuk itu kami mengucapkan terima kasih, kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi maluku utara yang sudah memperhatikan kami, semoga di tahun-tahun ke depan kami pemerinatah halmahera utara tidak hanya membangun 3 lantai saja, tapi bisa juga sampai 15 lantai, ini juga supaya mengurangi terjadinya perebutan lahan. Intinya kami pemerintah Halmahera Utara mengucapkan terimah kasih.
Selanjutnya dilakukan pemukulan dolo-dolo tanda dimulainya proses pembangunan Rusunawa dengan pemancangan tiang pembangunan rumah. Kemudian lanjutkan dengan pemantauan lokasi pembangunan rumah susun sewa, serta foto bersama.
Turut menghadiri unsur Forkopimda Halmahera Utara, kepala BNN, kepala BNI, yang mewakili kepala satuan kerja non vertikal (Kesaker) dinas perumahan provinsi maluku utara bersama seluruh jajaran, pimpinan OPD, camat Tobelo Tengah, para kades Tobelo Tengah dan direksi PT Cakra Mandiri. (Roby)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita